Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

    Peradilan
 
Banyak Pihak Berkepentingan, MA Bakal Tolak PK Antasari | Tuesday 06 Sep 2011 15:13:34

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Sejumlah kalangan masyarakat, pesimis Mahkamah Agung (MA) bakal mengabulkan upaya hukum peninjauan kembali (PK) yang diajukan Antasari Azhar. Pasalnya, kasus pembunuhan Naruddin Zulkarnaen sarat muatan politisnya. Apalagi banyak pihak berkepentingan atas kasus tersebut.

“Saya pesimis ada penyelesaian yang adil terha
...

Kerabat Nasruddin Dukung Antasari Ajukan PK | Tuesday 06 Sep 2011 14:40:11

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Langkah terpidana Antasari Azhar mengajukan permohonan Peninjauan Kembali (PK), ternyata dapat dukungan dari kerabat korban Nasruddin Zulkarnaen. Bahkan, upaya itu diharapkan berhasil, agar langkah hukum luar biasa ini segera dikabulkan Mahkamah Agung (MA) dan mantan Ketua KPK itu dibebaskan dari segala tuduhan.

Ha
...

Beberkan Novum, Antasari Minta Dibebaskan | Tuesday 06 Sep 2011 14:05:10

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Sidang pemeriksaan permohonan peninjauan kembali (PK) yang diajukan terpidana Antasari Azhar akhirnya digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (6/9). Pemeriksaan memori PK tersebut, dimulai pukul 09.45 WIB dengan ditandai ketukan palu oleh majelis hakim yang diketuai Aminal Umam.

Sidang pemeriksaan
...

Antasari Siapkan Tiga Novum | Monday 05 Sep 2011 23:06:17

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (6/9) pukuil 09.00 WIB, rencananya akan menggelar pemeriksaan memori peninjauan kembali (PK) yang diajukan terpidana Antasari Azhar atas perkara pembunuhan Dirut PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Naruddin Zulkarnaen.

Kubu Antasari akan menyerahkan tiga bukti baru atau no
...

Pengacara Antasari Sesalkan Sikap Ketua MA | Monday 05 Sep 2011 18:52:57

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) - Pengacara terpidana kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen Antasari Azhar, Maqdir Ismail menyesalkan sikap Ketua Mahkamah Agung Harifin Tumpa yang menolak rekomendasi Komisi Yudisial (KY).

“Sebagai ketua lembaga tinggi negara, sikap yang ditunjukkan ketua MA ini tidak negarawan. Seharusnya sebagai ketua MA, dia bersika
...

KY Ancam MA Gugat ke MK | Monday 05 Sep 2011 18:12:26

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Komisi Yudisial (KY) mengancam akan memperkarakan Mahkamah Agung (MA). Hal ini terkait dengan rekomendasi pemberian sanksi nonpalu bagi para hakim yang melakukan pelanggaran kode etik dan perilaku dalam menangani perkara Antasari Azhar yang enggan dijalankan MA.

KY sudah bersiap-siap untuk membawa kasus ini kepa
...

KY Diminta Pantau Pengadilan HAM | Sunday 28 Aug 2011 01:22:18

JAKARTA-Setara Institute memberikan apresiasi kepada Komisi Yudisial (KY) terkait dalam lembaga negara yang dipandang memberikan kontribusi yang sangat besar di dunia peradilan, terutama dalam perihal pemantauan persidangan.

Pentingnya pemantauan persidangan yang dilakukan KY dan pelanggaran-pelanggaran terkait tentang Hak Asasi Manusia (HAM) di
...

DPR Siap Mediasikan KY-MA | Saturday 27 Aug 2011 19:48:09

JAKARTA-Komisi III DPR siap memfasilitasi pro-kontra atas rekomendasi Komisi Yudisial (KY) yang takkan ditindaklanjuti Mahkamah Agung (MA). Hal ini terkait hasil pemeriksaan KY yang menemukan pelanggaran kode etik dan perilaku hakim pengadilan tingkat pertama dalam memutus perkara pembunuhan Dirut PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasruddin Zulkarn ...

Yusril Segera Uji Material Soal Masa Cekal | Thursday 25 Aug 2011 17:11:21

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) - Ada saja yang dilakukan Yusril Ihza Mahendra. Tidak hanya mendaftarkan gugatan kedua ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, ia juga akan mendaftarkan permohonan uji materil kepada Mahkamah Agung (MK) atas Pasal 97 ayat (1) UU Nomor 6/2011 tentang Keimigrasian yang berkaitan dengan masa cekal.

Yusril melalui
...

Antasari Minta Polri Periksa Pengirim SMS Gelap | Thursday 25 Aug 2011 15:29:10

JAKARTA-Keanehan dalam kasus pembunuhan Dirut PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasruddin Zulkarnaen mulai dimunculkan pihak Antasari Azhar. Satu di antaranya adalah pesan singkat (SMS) yang menjadi salah satu dasar putusan perkara tersebut mulai dari tingkat peradilan pertama, banding hingga kasasi.

Permintaan pengusutan dugaan teror melalui SM
...



First Previous Next Last


Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


 Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

  Berita Terkini >>
   
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional


Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]