| Internasional |
|
|
| |
| Pelaku Bom Celana Dalam Akui Bersalah | Wednesday 12 Oct 2011 23:13:59 |
 |
DETROIT (BeritaHUKUM.com) – Seorang warga Nigeria yang dituduh mencoba meledakkan bom di pesawat Amerika Serikat pada hari Natal 2009 mengakui perbuatannya.Pengakuan ini disampaikan Umar Farouk Abdulmutallab dalam persidangan di Detroit, Amerika, hari Rabu (12/10).
Di depan hakim, seperti dikutip laman BBC, Rabu (12/10), Abdulmutallab mengakui d ... Berita Selengkapnya |
| Republik Gagalkan RUU Kerja Usulan Obama | Wednesday 12 Oct 2011 15:06:09 |
 |
WASHINGTON (BeritaHUKUM.com) – Partai Republik berupaya menggagalkan usulan RUU Kerja yang diajukan Presiden Barack Obama. Dalam sebuah pemungutan suara, 46 senator Republik bersama dua senator Demokrat, telah menggagalkan rancangan paket sebesar 447 miliar dolar AS tersebut.
Dalam tanggapannya, seperti dikutip situs BBC, Rabu (12/10), Obama men ... Berita Selengkapnya |
| Salah Gunakan Wewenang, Mantan PM Ukraina Dibui | Wednesday 12 Oct 2011 00:07:36 |
 |
KIEV (BeritaHUKUM.com) – Mantan Perdana Menteri Ukraina, Yulia Tymoshenko dijatuhi hukuman penjara tujuh tahun. Ia dinyatakan terbukti bersalah, karena menyalahi wewenang selama menjabat posisi tersebut. Hakim menyatakan, ia melanggar wewenangnya dengan menandatangani perjanjian gas dengan Rusia pada 2009.
Dalam keputusannya, seperti dikutip BBC ... Berita Selengkapnya |
| Hakim HAM Mundur Akibat Tekanan Pejabat Kamboja | Tuesday 11 Oct 2011 23:19:21 |
 |
PNOM PEHN (BeritaHUKUM.com) – Seorang hakim asal Jerman, Siegfried Blunk yang menangani dakwaan para tersangka kejahatan perang Khmer Merah di sidang yang didukung PBB, mengundurkan diri. Pengunduran diri itu didasari tingginya campur tangan pemerintah dalam penyelidikan kasus-kasus baru.
Sebelumnya, hakim Blunk dikecam sejumlah organisasi hak a ... Berita Selengkapnya |
| Lagi, TKI di Arab Saudi Terancam Hukum Pancung | Tuesday 11 Oct 2011 01:52:31 |
 |
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Majalengka, Jawa Barat, Tuti Tursilawati akan menghadapi hukuman pancung di Arab Saudi. Ia diduga telah membunuh majikannya. "Nama Tuti Tursilawati memang masuk ke dalam daftar tenaga kerja Indonesia (TKI) yang dihukum mati di Arab Saudi," kata Direktur Eksekutif Migrant Care, An ... Berita Selengkapnya |
| Loyalis Rezim Serang Pendukung Tawakkul Karman | Tuesday 11 Oct 2011 00:38:30 |
 |
SANAA (BeritaHUKUM.com) – Pawai perayaan kemenangan penghargaan Hadiah Nobel yang diraih wartawati asal Yaman, Tawakkul Karman, berakhir ricuh. Sebanyak 40 wanita terluka di Taez, kota terbesar kedua Yaman. Mereka diserang sekelompok orang pendukung rezim pemerintah, seperti dikatakan sejumlah tenaga medis, Senin (10/10).
Penyerangan terhadap wa ... Berita Selengkapnya |
| Kerusuhan Sektarian Tewaskan 24 Orang | Monday 10 Oct 2011 21:30:46 |
 |
KAIRO (BeritaHUKUM.com) – Sedikitnya 24 orang tewas dan lebih dari 200 orang terluka dalam bentrokan terburuk di Kairo, Mesir sejak penggulingan Presiden Hosni Mubarak pada Februari lalu. Bentrokan pecah menyusul protes atas pembakaran sebuah gereja di Provinsi Aswan, pekan lalu dan umat Kristen Koptik menuding kelompok radikal Islam berada di bali ... Berita Selengkapnya |
| Penyidik Geledah Rumah Mantan Menteri Telekomunikasi | Monday 10 Oct 2011 15:49:55 |
 |
NEW DELHI (BeritaHUKUM.com) – Biro Penyelidik Federal India (CBI) menggeledah kediaman mantan Menteri Telekomunikasi India, Dayanidhi Maran. Langkah hukum ini terkait tudingan keterlibatannya dalam skandal korupsi terbesar di negeri anak benua tersebut.
Seperti yang dilansir lama BBC, Senin (10/10), pihak CBI menggeledah sejumlah kediaman Maran ... Berita Selengkapnya |
| Gubernur California Kembali Setujui UU Kontroversial | Sunday 09 Oct 2011 23:12:12 |
 |
SACRAMENTO (BeritaHUKUM.com) – Gubernur Negara Bagian California, Amerika Serikat, Jerry Brown benar-benar sosok penuh kontroversial dan penuh peduli terhadap warga minoritas. Setelah menandatangai UU yang membolehnya sunat, baru-baru ini ia kembali menyetujui UU yang dianggap sebagian besar warganya sebagai aturan kontroversial.
Ternyata, UU y ... Berita Selengkapnya |
| Pejabat Myanmar Dukung Penghapusan Sensor Media | Saturday 08 Oct 2011 21:10:27 |
 |
RANGOON (BeritaHUKUM.com) – Pimpinan departemen sensor pers Myanmar, yang selama ini dikenal bersikap represif terhadap media, menyerukan agar media di negara itu diberi kebebasan yang lebih besar. Pasalnya, sensor media tidak sesuai dengan nilai-nilai demokrasi sehingga harus dihapuskan.
"Sensor Pers tidak dipraktekkan lagi oleh negara-negara t ... Berita Selengkapnya |
|
|