Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

    Eksekutif
 
Puluhan Napi Asing Dapat Remisi | Thursday 18 Aug 2011 02:34:53

*Sebagian besar terlibat dalam kasus narkotika

JAKARTA-Dari puluhan ribu narapidana (napi) yang menerima remisi, ternyata ada 61 orang berstatus warga negara asing (WAN). Sebagian besar dari mereka terlibat kasus penyalahgunaan narkotika. “Ada 61 napi WNA yang terima remisi. Banyak dari mereka kena kasus narkotika,” kata Dirjen Pemasyarakatan,
...

Menkumham: Remisi itu Perlakuan Sebagai Bangsa Beradab | Wednesday 17 Aug 2011 22:56:57

*Tidak setuju penghilangan remisi bagi napi kasus korupsi

JAKARTA-Pemberian remisi janganlah pernah diartikan sebagai upaya untuk memanjakan narapidana (napi). Justru hal itu merupakan perlakuan manusiawi kepada pelanggar hukum yang merupakan sebuah kewajiban sebagai bangsa beradab. Perlakuan manusiawi itu dengan memberikan remisi kepada napi.
...

55 Ribu Napi Dapat Remisi | Wednesday 17 Aug 2011 22:23:09

JAKARTA-Sebanyak 55.234 narapidana mendapatkan remisi umum terkait hari kemerdekaan ke-66 RI. Mereka yang mendapatkan remisi tergolong dua jenis, yakni remisi umum satu; bagi mereka yang mendapatkan pengurangan masa hukuman, dan remisi umum dua; bagi mereka yang mendapatkan pengurangan masa hukuman dan langsung bebas.

"Remisi umum 1, berjumlah
...

Pidato Kenegaraan SBY Banyak Jual Mimpi | Tuesday 16 Aug 2011 19:21:49

JAKARTA-Pidato kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sidang bersama DPR dan DPD dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-66 Republik Indonesia, mendapat berbagai macam penilaian. Satu di antraanya dari Ketua MPR Taufiq Kiemas.

Menurut dia, apa yang dismapaikan SBY itu, hanya menjual mimpi. Ia justru menilai bahwa perkembangan
...

Publik Harus Tahu Kriteria Penilaian Tanda Jasa | Friday 12 Aug 2011 21:14:55

JAKARTA-Kebijakan pemerintah yang memberikan penghargaan kepada para tokoh yang dianggap berjasa bagi negara ini, patut mendapat apresiasi. Namun, pemberian tanda jasa kepada orang tertentu, sebaiknya pemerintah menjelaskan kriteria atas kelayakan menerima penghargaan tersebut.

"Harus jelas track record serta sumbangsih terhadap bangsa dan nega
...

SBY Berikan Bintang Kehormatan Untuk Ani | Friday 12 Aug 2011 16:02:48

*DPR mempertanyakan prestasi serta peran Ani Yudhoyono

JAKARTA-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, didampingi Wapres Boediono menggelar upacara pemberian bintang tanda jasa dan kehormatan kepada 30 orang penerima di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (12/8) sore. Penyematan bintang tanda jasa dan kehormatan ini diputuskan melalui Keputusan Presiden
...

Presiden Larang Menteri ke LN | Thursday 11 Aug 2011 18:36:48

JAKARTA-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan kepada para menteri untuk tidak berpergian ke luar negeri. Apalagi untuk perjanan dinas yang dianggap kurang penting. Mereka justru harus turun ke masyarakat untuk melihat kondisi yang dihadapi menjelang Lebaran ini.

Apalagi, menurut dia, dalam Ramadhan ini ada sejumlah agenda penting a
...

Akhiri Kekuasaan yang Menyandera Rakyat | Tuesday 09 Aug 2011 01:52:39

JAKARTA-Sejumlah tokoh nasional menyerukan pengakhiran kekuasaan yang menyandera rakyat Indonesia. Hal ini merupakan kesimpulan pertemuan 45 orang yang concern menyoroti kondisi bangsa dan negeri yang sangat memprihatinkan ini. Mereka pun meminta DPR mengambil langkah politik untuk segera mengakhiri kekuasaan yang hanya menyandera rakyat.

Demik
...

SBY Minta Perusahaan Bongkar Muat Perhatikan Upah Buruh | Saturday 06 Aug 2011 21:51:34

JAKARTA-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengadakan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, Sabtu (6/8/2011), sore. Presiden tiba didampingi sejumlah menteri anggota Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II. Mereka antara lain Menko Perekonomian Hatta Radjasa, Menteri BUMN Mustafa Abubakar, Menakertrans Muhaimin I ...

Presiden Akui Banyak Masalah Bangsa yang Belum Selesai | Friday 05 Aug 2011 00:11:55

JAKARTA-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali mengundang pimpinan lembaga-lembaga tinggi negara untuk bersilaturahmi di Istana Negara, Jakarta, kamis (4/8). Pertemuan membahas masalah-masalah aktual terkait persoalan bangsa, sekaligus sebagai media komunikasi antarlembaga negara.

Pertemuan ini merupakan pertemuan rutin dan dilakukan secara b
...



First Previous Next Last


Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


 Berita Utama >
   
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Terkini >>
   
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta


Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]