Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

    Cyber Crime
 
Anonymous Serang Situs Pemerintah Jepang | Friday 29 Jun 2012 01:04:05

TOKYO (BeritaHUKUM.com) – Anonymous kembali membuat sensasi, kali ini, kelompok hacker internasional menyerang situs-situs pemerintah negara Jepang.

Seperti yang diberitakan kantor berita AFP, Kamis (28/6). Kelompok ini, menyerang situs milik Kementrian Keuangan dan yang lebih parah situs Mahkamah Agung. Berdasarkan pernyataan Anonymous yan
...

Parental Control Kaspersky Amankan Internet Anak | Monday 18 Jun 2012 20:40:23

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Parental control berfungsi memungkinkan orang tua mengendalikan serta mengetahui apa yang bisa diakses dan tidak bisa diakses anak dalam komputer atau internet. Meskipun aplikasi seperti ini berguna menunjang keamanan anak, ternyata tidak banyak orang tua yang menggunakannya.

Hasil dari Harris Interactive Survey mengu
...

Hacker Berusia 19 Tahun, Didakwa 25 tahun Penjara | Saturday 16 Jun 2012 09:49:24

LONDON (BeritaHUKUM.com) – Ryan Cleary (19) adalah seorang hacker, yang diduga bagian dari kelompok LulzSec didakwa dengan hukuman penjara selama 25 tahun oleh Kejaksaan Amerika. Ryan dituduh telah melakukan serangan cyber pada perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat.

Tetapi yang lebih menariknya, pria muda ini tertangkap di Inggris dan sedang
...

Website PT GAN Diserang Hacker | Saturday 09 Jun 2012 17:55:59

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Website PT Gradasi Anak Negeri (GAN) diserang hacker. Hal itu diketahui saat BeritaHUKUM.com, mencari lebih detail tentang PT GAN di situs pencarian.

Dimana mendapat situs GAN url http://www.investasi-club.com. Tetapi yang muncul hanyalah tulisan “I’Ve Been Hacked” dengan dilengkapi nama Samet Persia Boy.

Sepe
...

Dibajak Hacker, LinkedIn Meminta Bantuan FBI | Friday 08 Jun 2012 05:04:12

WASHINGTON (BeritaHUKUM.com) – Serangan Hacker terhadap situs jejaring social LinkedIn, boleh bilang cukup serius. Pasalnya, pihak manajemen LinkedIn sudah meminta bantuan Federal Bureau of Investigation (FBI) untuk menangkap hacker yang telah mencuri password penguna situs tersebut.

Menurut juru bicara LinkedIn, Hani Durzy ini sudah merupakan
...

Senjata Cyber 'Flame' Menyerang Jaringan Komputer Iran | Wednesday 30 May 2012 11:15:17

*Rangkuman: "cyberattack terbesar" di dunia telah ditemukan. Bisnis, universitas dan pemerintah adalah target utama dari serangan malware mencuri data.

IRAN (BeritaHUKUM.com) - Kaspersky Lab menemukan keberadaan sebuah virus komputer berbahaya yang menginfeksi banyak komputer di Iran serta negara-negara Timur Tengah. Virus yang disebut Flame ini
...

Kelompok Anonymous Menyerang Pemerintah India | Tuesday 29 May 2012 05:12:07

BOMBAY (BeritaHUKUM.com) – Kelompok hacker dunia, Anonymous mengeluarkan statement acaman untuk pemerintah India. Karena telah memblokir beberap ISP torent, seperti ThePirateBay, Vimeo dan beberapa situs terkenal lainya.

Melalui keterangan persnya yang kelompok hacker ini, mengajak warga India untuk berpartisipasi dalam aksi damai. “Kami mengaj
...

Di Amerika & Indonesia, Kejahatan Cyber Crime Meningkat | Thursday 17 May 2012 21:12:31

CALIFORNIA (BeritaHUKUM.com) – Sebuah lembaga rekanan FBI, Internet Crime Complaint Center (IC3) mencatat pada tahun 2011, kejahatan cyber crime telah meningkat 3.4 persen dari tahun sebelumnya. Hal itu berdasarkan, banyaknya keluhan para penguna internet ke IC3.
Seperti yang dilansir di Phys, Kamis (17/5). Bentuk cyber crime yang dilaporkan berv
...

Piracy Rate di Indonesia Mencapai 86 Persen | Wednesday 16 May 2012 03:33:37

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) - Bussiness Software Alliance (BSA) melakukan survei terhadap presentase pembajakan (piracy rate) software secara global melalui 33 Negara. Survei yang bernama 2011 Global Software Piracy Study itu mengungkap pembajakan software di Indonesia merupakan salah satu yang terbesar di kawasan Asia Pasifik (APAC).

Di kawasan A
...

Aplikasi Mobile Berbahaya Masih Ada di Google Play | Monday 14 May 2012 23:46:49

JAKARTA - Seperti yang telah kami laporkan sebelumnya, di dalam Google Play terdapat aplikasi resmi Android dan aplikasi berbahaya tersebut teryata ditemukan dalam aplikasi resmi Android store. Sementara aplikasi tersebut dilaporkan telah dihapus, ternyata aplikasi yang lebih berbahaya masih terlihat di marketplace resmi dan merugikan pengguna.

...



First Previous Next Last


Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


 Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

  Berita Terkini >>
   
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional


Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]