Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Import Daging
Yusuf Supendi: Bila Ternyata Suswono Memakan Barang Haram, Itu Merupakan Petaka Besar
Friday 15 Feb 2013 00:21:24

Yusuf Supendi saat ditanyai wartawan.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Perkembangan kasus suap kuota impor daging sapi yang telah menyeret Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq dalam penjara KPK di Rutan Guntur Jakarta Selatan, memasuki babak baru, setelah Juru Bicara KPK Johan Budi memastikan bahwa surat panggilan terhadap politisi PKS Suswono telah dikirim. Dan Senin (18/2), Suswono akan segera diperiksa KPK.

Suswono saat ini sebagai Menteri Pertanian yang mengetahui kouta impor daging juga kolega dekat tersangka (LHI) di PKS.

Bahkan pengacara (LHI) M Assegef telah membenarkan ada pertemuan antara (LHI) dan Suswono di salah satu hotel di kota Medan.

Mantan pendiri PKS Yusuf Supendi yang dihubungi pewarta BeritaHUKUM.com, Kamis (14/2) mengungkapakan, dia masih berprasangka baik terhadap Suswono sahabatnya itu.

Yusuf mengaku mengenal Suswono sejak lama sekitar tahun 80-an.

"Saya masih berkeyakinan Suswono baik-baik saja, masalah dia di panggil KPK, itu kewajiban pertanggungjawaban saja sebagai Menteri. Saya masih berprasangka baik, namun bila ternyata ada memakan barang haram, itu merupakan petaka besar," ujar Yusuf Supendi.

Sementara hingga saat ini, kasus kuota impor daging sapi, KPK juga telah mencekal bepergian keluar negeri untuk 4 orang pihak swasta dalam 6 bulan kedepan yaitu Ahmad Zaki, Rudi Susanto, Jery Roger, Ridwan Halimi. Dimana Ridwan diduga putra dari Hilmi Aminuddin Syuro PKS.

Yusuf Supendi ketika ditanyai benar tidaknya sahabatnya dahulu mempunyai anak bernama Ridwan Hilmi?, ia membantah dan mengatakan, "seingat saya, putra Hilmi itu ada 2, yang laki nomor 3 bernama Iwan Ridwan," pungkas Yusuf Supendi.(bhc/put)


 
Berita Terkait Kasus Import Daging
 
• MA Tambah Hukuman Luthfi Hasan Ishaaq Jadi 18 Tahun
 
• Suap Import Daging, Maria Elizabeth Divonis 2 Tahun 3 Bulan Penjara
 
• Suap LHI, Maria Elizabeth Liman Dituntut 4,5 Tahun Bui
 
• Kasus Suap Impor Daging, KPK Tahan Maria Elisabeth Liman
 
• Luthfi Hasan Ishaaq Divonis 16 Tahun Penjara
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]