Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Musik
Yusuf Islam akan Gelar Konser di Amerika Serikat
Friday 19 Sep 2014 11:23:08

Selain di Amerika, Cat Stevens juga direncanakan akan tampil di Eropa.(Foto: Istimewa)
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Penyanyi dan musisi Cat Stevens atau Yusuf Islam dijadwalkan akan tampil di sejumlah kota Amerika Serikat untuk kali pertama sejak 1976. Ia akan menggelar konser pada bulan Desember di Boston, New York, Los Angeles, San Francisco dan Chicago. Penyanyi yang memeluk agama Islam pada 1977 itu juga akan tampil di Toronto, Kanada.

Yusuf Islam, 66 tahun, mengatakan pelan-pelan ia berusaha membangun lagi karirnya di dunia musik di Amerika Serikat.
"Saya lamban masuk ke Amerika Serikat, tetapi terdapat begitu banyak orang yang meminta saya melakukannya sehingga saya merasa dipaksa," katanya seperti dilaporkan kantor berita AP.

Musisi kelahiran Inggris ini menyatakan tidak khawatir mengenai kemungkinan keyakinannya dipersoalkan ketika mengadakan tur di Amerika.

"Saya khawatir banyak hal yang yakin orang tentang Islam sama sekali berbeda dengan agama yang dikenal sebagian besar dari kita," tuturnya.

Tur ini diberi nama Peace Train... Late Again yang mencerminkan lamanya Yusuf absen dari dunia musik dan usahanya untuk meniti kembali karirnya di dunia musik.

Yusuf dikenal lewat himne Kristen yang direkam pada 1971, Morning Has Broken, yang sempat masuk ke 10 lagu terpopuler di Inggris Raya dan Amerika Serikat.

Kini ia tinggal di Dubai. Album terbarunya direncanakan akan dirilis pada 27 Oktober.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Musik
 
• Cerita Farel Prayoga. Dari Mengamen Hingga Bikin Istana Negara Bergoyang !
 
• Enam Twit Kontroversial Elon Musk yang Membuatnya dalam Masalah
 
• Charlie Watts Meninggal: Kisah Sang 'Penjaga Irama' The Rolling Stones yang Pernah Menghajar Mick Jagger
 
• Westlife Sihir Seluruh Penonton dengan 'If I Let You Go'
 
• Anang Hermansyah Resmi Tarik Usulan RUU Permusikan di Baleg DPR
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]