Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai Demokrat
Yusril: Konvensi Demokrat Tidak Fear
Wednesday 17 Jul 2013 19:10:06

Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang, Yusril Ihza Mahendra.(Foto: BeritaHUKUM.com/riz)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang, Yusril Ihza Mahendra menilai, konvensi calon Presiden yang diusung Partai Demokrat tidaklah fear.

Pasalnya, saat dirinya ditawarkan untuk menjadi kandidat konvensi. Pihak internal Demokrat mewajibkan, mantan Menteri Kehakiman ini untuk mundur dari partainya.

"Inikan tidak fear, sebetulnya Demokrat ini ingin mencari Capres atau kader. Toh apa masalahnya jika saya dari PBB menjadi Capres di Demokrat," ujar Yusril saat perayaan Milad PBB ke 15 di Jakarta, Rabu (17/7).

Meski demikian, Ketua Umum PBB, MS Kaban dalam pidato politiknya. Menyatakan, akan membicarakan persoalan konvensi Demokrat di jajaran pengurus DPP.

"Nanti kita rapatkan dengan jajaran pengurus DPP. Untuk mengetahui, mudharat dan manfaat ikut konvensi," jelasnya.

Sejumlah tokoh diprediksi turut bertarung memperoleh tiket kandidat capres dari PD. Tokoh tersebut, di antaranya, Marzuki Alie, Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo, Gita Wirjawan, Mahfud MD, Irman Gusman, dan lainnya.(bhc/riz)


 
Berita Terkait Partai Demokrat
 
Mahkamah Agung RI Kabulkan PK Moeldoko Soal DPP Partai Demokrat, Sudah Tergister
 
Pernyataan SBY dan AHY Dipolisikan, Herman Khaeron: Si Pelapor Hanya Cari Panggung
 
Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan: Fakta Big Data, Pembangunan Era Pres SBY Lebih Baik Dibanding Era Pres Jokowi
 
Alasan Partai Demokrat Kabupaten Klaten Desak Anggota DPRD HS Mundur
 
Sambut Rakernas PKS, AHY: Temanya Sejalan dengan Semangat Partai Demokrat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]