Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Pendidikan
Wisuda ke-45 Unindra PGRI Luluskan 1.221 Wisudawan
Saturday 23 May 2015 21:41:01

Unindra PGRI mewisuda sebanyak 1.221 wisudawan di Gedung Sasono Utomo Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur Sabtu (23/5).(Foto/BH/yun)
JAKARTA, Berita HUKUM - Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) mewisuda sebanyak 1.221 wisudawan yang meliputi program strata satu (S1) dan program strata dua (S2) semester ganjil tahun akademik 2015-2016. Acara bertempat di Gedung Sasono Utomo Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur pada, Sabtu (23/5).

Dalam wisuda yang ke-45 kali ini ada yang cukup unik, diantaranya terdapat wisudawan yang cukup lanjut usia dan terdiri atas pasangan suami dan istri, dan sepasang yang masih muda belia dan kembar wanita," ujar Rektor Unindra PGRI, Prof Dr. H Sumaryoto, dalam sambutan wisudawan ke-45 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Rektor Universitas Indraprasta PGRI, Prof. Dr. H. Sumaryoto, dalam sambutannya mengatakan, di tengah-tengah globalisasi yang semakin keras terutama dengan perkembangan ekonomi di kawasan Asia Pasific memang SDM Indonesia dalam kondisi yang cukup serius untuk bersaing dengan SDM dari Negara lain.

Namun, kami sudah mengantisipasi pengaruh globalisasi ini dengan meminimalisir dampak negatif dan mencari peluang untuk kita manfaatkan seoptimal mungkin terutama dalam pembenahan kurikulum yang dilengkapi dengan semua unsur-unsur yang menjadi modal persaingan kita.

Disamping itu, kita tidak mengabaikan persoalan moral. Karena sepintar apapun, kalau kita tidak mempunyai moral yang baik tentunya tidak sesuai dengan amanat agama kita. Agama manapun pastinya mengajarkan tentang moral. Untuk Unindra ini juga sudah kami siapkan dalam kurikulum yang sudah berjalan Sembilan tahun yaitu Pendidikan Agama Islam diberikan selama dua semester, baik untuk pembekalan akhlak setelah terjun di masyarakat maupun mereview kembali materi-materi yang sudah diajarkan sebelumnya.

“Saya atas nama pimpinan mengucapkan selamat wisudawan dari program sarjana dan magister. Pesan saya adalah silahkan terjun di masyarakat sesuai dengan kompetensinya karena sebagian lebih dari 50 persen adalah para pendidik yang perlu betul-betul menerapkan ilmu dan pengetahuan yang sudah kita peroleh dalam rangka pengabdian di bidang pendidikan. Dengan beraktifitas secara positif tentunya akan berimbas dengan menjaga nama baik almamater.” Tutur Sumaryoto.

Dalam kesempatan yang sama Kopertis Wilayah III Prof Dr. Elza Mayuni yang diwakili oleh Nandang Suherman, MM mengatakan, atas nama kopertis wilayah III DKI Jakarta, Kami memberi penghargaan dan apresiasi atas keberhasilan para wisudawan, kepada yayasan, pimpinan dan sivitas akademika UNINDRA yang secara konsisten mengabdi untuk negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Tantangan kita adalah dalam menghasilkan karya riset dan teknologi serta lulusanyang berdaya saing tinggi sekaligus mengedepankan jati diri bangsa" ujarnya

Diharapan para lulusan terus mengembangkan diri untuk memenuhi standart nasional pendidikan tinggi sebagai mana yang sudah ditetapkan permendikbud. Dapat berkiprah ditengah-tengah masyarakat dengan penuh dedikasi dan mampu menjaga nama baik pribadi, keluarga dan almamater," pungkasnya

Hadir dalam acara ini, Ketua PGRI DKI Jakarta beserta Jajarannya, Rektor UNINDRA Prof Dr. H. Sumaryoto, Orasi Ilmiah Prof Dr. Soenarjati Djajanegara, serta Para Guru Besar, Anggota Senat, dan sivitas akademi Unindra, Para Wisudawan, dan para orang tua/wali.(bh/yun)


 
Berita Terkait Pendidikan
 
HNW: Peraturan Menteri Agama Penanganan Kekerasan Seksual Mestinya Adil dan Masukkan Pendekatan Agama
 
Beri Kuliah Umum Mahasiswa Unair, Firli Bagikan Tips Sukses hingga Jadi Presiden
 
Tiga Kampus Muhammadiyah Ini Masuk Jajaran 10 Universitas Islam Terbaik Dunia Versi Uni Rank 2021
 
HNW Minta Kemenag Tindak Tegas Pemotong Bantuan Pesantren
 
Ratna Juwita Pertanyakan Alokasi Dana Abadi Pesantren Tak Tercantum di APBN 2022
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
PDIP: Pangkalan militer asing bertentangan dengan kehendak sejarah pembentukan RI
Diminta AS mengakui Israel, begini sikap tegas Pakistan
PDIP persilakan Jokowi keliling Indonesia: Tunjukkan ijazah asli!
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
KPK Tangkap 1.880 Pelaku Korupsi Selama 22 Tahun Berdiri
Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
Untitled Document

  Berita Utama >
   
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Pidato Presiden Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Aliansi PHPI Sorot Kinerja Polda Metro, Proses Hukum Kasus Pelecehan Seksual 3 Wanita Tak Kunjung Tuntas
Polri Amankan 321 WNA Operator Judi Online Scam Jaringan Internasional di Kawasan Hayam Wuruk
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]