Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
TNI
Wisuda 758 Prabatar, Panglima TNI: Tidak Ada Pemimpin yang Lahir Tanpa Tempaan
2016-11-08 18:32:20

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memimpin upacara Wisuda 758 Prajurit Prabatar Akademi TNI dan Akademi Kepolisian, di lapangan Sapta Marga Akmil, Magelang, Selasa (8/11).(Foto: Istimewa)
MAGELANG, Berita HUKUM - Dalam mengikuti pendidikan di matra masing-masing agar selalu disiplin, senantiasa mengikuti peraturan dan tata tertib, karena disiplin adalah nafasserta jati diri prajurit dan bhayangkara Polri. Jadi, tidak ada pemimpin besar yang lahir tanpa tempaan, waktu dan pengalaman dengan segala dinamika yang ada.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memimpin upacara Wisuda 758 Prajurit dan Bhayangkara Taruna (Prabatar) Akademi TNI dan Akademi Kepolisian, di lapangan Sapta Marga Akmil, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (8/11).

Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, kepemimpinan tidak terlepas dari model alamiah yang dimiliki, kemudian harus dipersiapkan dengan pengisian semua penguatan mental dan jati diri serta ditempa oleh pengalaman dan tantangan dari waktu ke waktu hingga menjadi matang dan kelak bisa menjadi Pemimpin TNI-Polri.

Panglima TNI juga menuturkan bahwa, untuk menjadi seorang pemimpin harus menempuh melalui tahapan pematangan kepemimpinan, serta peningkatan prajurit dan bhayangkara secara bertahap bertingkat dan berlanjut. "Kalian adalah pemuda pemudi pilihan yang dipersiapkan untuk menjadi pimpinan TNI dan Polri dimasa depan," ujarnya.

Lebih lanjut Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyatakan bahwa,tidak ada jalan yang mudah untuk menjadi yang terbaik karena memang kalian dipilih dari generasi muda untuk membangun soliditas TNI dan Polri. "Pelihara dan pupuk semangat integrasi dan implementasikan pertahanan dan keamanan negara yang handal," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menjelaskan bahwa tujuan pendidikan integrasi Taruna-Taruni Akademi TNI dan Kepolisian, diantaranya adalahuntuk membentuk calon Prajurit Taruna-Taruni Akademi TNI yang menjiwai Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI serta calon Bhayangkara Taruna-Taruni Akademi Kepolisian yang menjiwai Tribrata dan Catur Prasetya.

Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, semangat integrasi keprajuritan dan Bhayangkara memiliki pengetahuan dan keterampilan profesi yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta memiliki kesemaptaan jasmani untuk dapat mengikuti pendidikan selanjutnya di Akademi Angkatan Matra masing-masing.

"Para taruna-taruni hendaknya memiliki sikap perilaku yang memiliki keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berkepribadian yang memiliki jiwa integrasi TNI dan Polri," pungkasnya.

Adapun 758 orang Wisuda Prajurit dan Bhayangkara yang dilantik terdiri dari, Akademi Militer (Akmil) 250 orang (229 orang Taruna dan 21 orang Taruni), Akademi Angkatan Laut (AAL) 100 orang (90 orang Taruna dan 10 orang Taruni), Akademi Angkatan Udara (AAU) 108 orang (98 orang Taruna dan 10 orang Taruni) dan Akademi Kepolisian (Akpol) 300 orang (250 orang Taruna dan 50 orang Taruni).

Turut hadir dalam tersebut Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, Kasau Marsekal TNI Agus Supriatna, Irjen TNI Letjen TNI Setyo Sularso, Para Asisten Panglima TNI, Para Danjen Akademi, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Jaswandi, Kalemdikpol Irjen Polisi Moechgiayarto dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Polisi Condro Kirono.(TNI/bh/sya)


 
Berita Terkait TNI
 
• Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
 
• Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
 
• Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
 
• Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
 
• Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]