Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai Hanura
Wiranto: Setelah Hary Tanoe Ada Lagi 4 Partai Siap Merapat Ke Hanura
Monday 18 Feb 2013 06:56:10

Hary Tanoesoedibjo dan Ketum Hanura Wiranto.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Setelah sebelumnya sempat vakum dari dunia partai politik untuk beberapa saat, hari ini politisi muda yang juga taipan media, Hary Tanoesoedibjo menyatakan dirinya resmi bergabung dengan Partai Hanura. Hal itu diungkapkannya dalam deklarasi yang diadakan di DPP Partai Hanura, Jakarta (17/2).

Seusai dilantik sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Hanura, beberapa hal yang disebut Hary sebagai faktor yang membuatnya memutuskan untuk bergabung dengan Partai Hanura adalah sosok Wiranto yang dinilainya tenang, bisa diajak berdiskusi dan juga memiliki leadership yang kuat. Menurutnya, sosok yang demikian diperlukan dalam sebuah partai untuk dapat menghindarkan friksi – friksi internal sehingga partai dapat berfokus untuk membangun Indonesia.

Di luar sosok Wiranto, Hary juga mengatakan Partai Hanura yang sejak tahun 2009 menolak berkoalisi dan berani mengambil sikap oposisi juga merupakan salah satu alasannya memilih Hanura sebagai kendaraan politiknya. Selain itu, citra Partai Hanura sebagai salah satu partai yang masih bebas dari jeratan kasus korupsi.

Dalam kesempatan ini, Hary juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Partai Hanura yang bersedia menerima seluruh kader – kader dari partai lamanya yang berada di belakangnya untuk melebur ke Partai Hanura.

Ia juga menyemangati kader dan simpatisan Partai Hanura untuk tidak berkecil hati karena hasil survei elektabilitas Partai Hanura yang beberapa saat terakhir disebut – sebut sangat rendah, menurutnya masih banyak hal yang bisa dilakukan dalam 1 tahun ini oleh Partai Hanura untuk mengisi kekosongan di masyarakat dengan kerja keras dan kekompakan partai.

Seperti yang dikutip dari detikcom, setelah Hary Tanoesoedibjo, Hanura juga bersiap menyambut keluarga baru dari partai lain. Ketum Hanura Wiranto menyebut setidaknya ada empat partai yang akan merapat ke partainya.

Petinggi 4 partai yang akan bergabung itu hadir dalam perkenalan Hary Tanoe di kantor DPP Hanura, Jl Tanjung Karang, Minggu (17/2). Lima partai itu adalah PPRN, PDP, PPDI, dan NasRep.

"Beberapa partai lain juga ada, tapi masih bersifat akan bisa diumumkan, atau bisa belum diumumkan, masih rahasia, karena dalam proses," kata Wiranto.

Wiranto mengatakan komunikasi dengan partai-partai yang akan bergabung dengan Hanura terus dilakukan. Hanura akan menyambut semua pihak yang berminat bergabung.

"Partai Hanura menerima teman-teman yang akan bergabung dengan tangan terbuka," ujar mantan Panglima TNI itu.

Di kesempatan yang sama, Hary Tanoe juga menyatakan ormas Persatuan Indonesia yang akan dideklarasikannya siap bekerja sama dengan Hanura. Bukan sebagai sayap partai, namun akan bahu membahu bersama partai barunya itu.

"Perindo akan bekerja sama dengan Hanura, khususnya dalam melayani masyarakat menengah ke bawah," ujar Hary Tanoe.(trq/nrl/dtk/bhc/sya)


 
Berita Terkait Partai Hanura
 
• Hanura Usul Pembentukan UU Pembuktian Terbalik Soal Harta Kekayaan Pejabat Negara
 
• Pecah Lagi, Konflik OSO-Wiranto Bikin Hanura Makin Tak Diperhitungkan di Pilkada 2020
 
• Hanura Bambu Apus Sesalkan Penyataan OSO Tuding Wiranto Penyebab Terpuruknya Partai
 
• Desak Polisi Tersangkakan Komisioner KPU, Ribuan Kader Hanura Geruduk Polda Metro Jaya
 
• Aswanto SH Putra Asli Bengkulu Bacaleg Partai Hanura untuk DPR RI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]