Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai Hanura
Wiranto: 10 Nomor Sempurna, Serta Mudah Diingat
Tuesday 15 Jan 2013 21:11:18

Ketua Partai Hanura, Wiranto saat mendapatkan nomor urut 10 PPP Peserta Pemilu 2014 di KPU Jakarta, Senin (14/1).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua umum Partai Hanura Wiranto selepas pengambilan nomor urut peserta pemilu DPR dan DPRD di Gedung KPU Jakarta Pusat, Senin (14/1) merasa puas dan bangga dapat nomor 10, yang merupakan kesempurnan menurut Wiranto.

Walau dalam Pemilu sebelumnya Hanura mendapat Nomor 1 dan kali ini mendapat Nomor 10, Wiranto menolak dengan keras bila dikatakan bahwa ini nomor buncit, "kau jangan ngomong gitu ya, masih ada nomer lain dibawah kita sampai nomer 13," ujar Wiranto kepada salah seorang wartawan media cetak yang mengatakan nomor 10 merupakan nomor buncit.

"Kalau kita bicara nomer, tidak bicara makna dari penjumlahan nomer itu, namun yang mudah diingat dan mudah dicoblos oleh masyarakat," ungkap Wiranto.

Sementara ketika ditanyai soal Capres, Wiranto menjawab, "untuk Capres, sudah ada dari ketua Umum PDI P, tapi untuk Cawapres belum," katanya.

"Mengenai nomor 10 merupakan nomor kesempurnaan, yang penting nomer mudah diingat, saya kira atas ini pasti kanan bawah kan mudah dicoblos oleh rakyat, dan jangan percaya takhayul. Kalau kita bicara sepuluh, itu nomor sempurna, "pungkas Wiranto.

Sementara Anggota DPR RI dari Fraksi Hanura, Kabar Faisal mengatakan kepada pewarta BeritaHUKUM.com bahwa, nomor sepuluh merupakan kesempurnaan kami sebagai partai, tentang partai-partai yang tidak lolos ada saat kita harus bertarung namun saat kita sudah dinyatakan realitasnya kita tidak lolos, maka sudah saatnya kita harus bergabung, sejauh ini sudah ada 6 partai yang akan bergabung denga kita, ujar Akbar Fais Faisal.

"Jangankan Partai Politik, hingga saat ini kita sudah menunggu Iis Sugianto yang segera bergabung dengan Hanura dan menjadi caleg kita di Pemilu mendatang," ujar Akbar Faisal yang saat itu didampingi Artis era 90-an Iis Sugianto.(bhc/put)


 
Berita Terkait Partai Hanura
 
• Hanura Usul Pembentukan UU Pembuktian Terbalik Soal Harta Kekayaan Pejabat Negara
 
• Pecah Lagi, Konflik OSO-Wiranto Bikin Hanura Makin Tak Diperhitungkan di Pilkada 2020
 
• Hanura Bambu Apus Sesalkan Penyataan OSO Tuding Wiranto Penyebab Terpuruknya Partai
 
• Desak Polisi Tersangkakan Komisioner KPU, Ribuan Kader Hanura Geruduk Polda Metro Jaya
 
• Aswanto SH Putra Asli Bengkulu Bacaleg Partai Hanura untuk DPR RI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]