Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
TNI
Waspadai Potensi Ancaman Melalui Perbatasan Negara
2018-03-17 07:06:31

BANDUNG, Berita HUKUM - Letak geografis wilayah Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara lain, sangat berpotensi masuknya berbagai ancaman antar lintas negara, seperti Narkoba, Terorisme dan penyelundupan barang ilegal. Untuk itu, satuan-satuan TNI harus mewaspadai dan terlibat dalam menanggulangi berbagai ancaman tersebut, namun harus dilakukan sesuai dengan koridor dan aturan perundang-undangan yang berlaku.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. pada Apel Komandan Satuan (Dansat) TNI AD Tahun 2018 di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) Situ Lembang Bandung, Jawa Barat, Jumat (16/3).

Di hadapan 368 peserta Apel Dansat TNI AD, Panglima TNI menjelaskan bahwa salah satu ancaman yang dapat menghancurkan generasi muda bangsa Indonesia adalah Narkoba, diantaranya diselundupkan melalui jalur perbatasan Indonesia. "Narkoba yang berhasil digagalkan masuk ke Indonesia jumlahnya sangat fantastis karena beratnya bukan lagi kilogram namun sudah hitungan ton, seperti yang telah digagalkan oleh TNI AL beberapa waktu lalu," ungkapnya.

Selain bahaya Narkoba, spektrum ancaman yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini yaitu terkait masalah terorisme. "TNI harus bertransformasi dengan meningkatkan kemampuan analis, sehingga tidak tertinggal dan berpikir konservatif terutama dalam hal upaya merespon setiap permasalahan dan ancaman terhadap negara," jelasnya.

Disamping itu, TNI juga harus mewaspadai beberapa tindak kejahatan lintas perbatasan antar negara, seperti penyelundupan orang dan barang ilegal. "Saya perintahkan kepada TNI AD yang menjaga perbatasan darat Indonesia, harus benar-benar membentengi dan memperketat penjagaan untuk mengantisipasi masuknya barang selundupan dari berbagai negara," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Panglima TNI menyampaikan bahwa Apel Dansat TNI AD Tahun 2018 merupakan bagian dari pembinaan satuan dalam mengkonsolidasikan jajaran satuan TNI AD agar tercapai kesepahaman terkait dengan doktrin, metode, operasional taktik dan teknik pertempuran, sekaligus sebagai evaluasi dari berbagai permasalahan dan pengalaman antar satuan.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menekankan kepada para Komandan Satuan harus mengembangkan kepemimpinan yang berkarakter sesuai dengan penugasan dan harus bertanggung jawab. "Para Komandan Satuan harus dapat menjabarkan Perintah Harian Panglima TNI kepada seluruh prajurit di satuan masing-masing dalam pelaksanaan tugas sehari-hari," ujarnya.

Lebih lanjut Panglima TNI mengingatkan kepada para peserta Apel Dansat TNI AD, bahwa dinamika dan tantangan tugas kedepan tidak semakin ringan,sehingga prajurit dituntut profesional dalam melaksanakan tugas. "Kemampuan sumber daya manusia harus menjadi hal utama dalam melaksanakan tugas dan menguasai prosedur operasional Alutsista TNI," tegasnya.

Disisi lain, Panglima TNI menyampaikan bahwa TNI telah menyiapkan personel dan mengerahkan Alutsista dalam rangka operasi perbantuan kepada Polri. "Para Komandan Satuan agar menjaga netralitas TNI pada pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018 dan Pileg/Pilpres tahun 2019," katanya.

Diakhir pengarahannya, Panglima TNI mengingatkan bahwa Apel Dansat TNI AD merupakan sarana komunikasi antar Komandan Satuan dan silaturahmi Pimpinan TNI AD beserta seluruh jajarannya. "Komunikasikan berbagai informasi terkini dan kebijakan-kebijakan Pimpinan TNI dan Pimpinan TNI AD, agar dapat diimplementasikan dengan baik sampai ke prajurit satuan yang paling bawah," tutupnya.(TNI/bh/sya)



 
Berita Terkait TNI
 
• Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
 
• Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
 
• Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
 
• Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
 
• Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]