Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Politik
Waspadai BLSM Dijadikan Instrumen Politik
Sunday 16 Jun 2013 11:06:24

Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Mercu Buana, Heri Budianto.(Foto: Ist)
Pemberian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) pada saat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi berpotensi dijadikan instrumen bagi partai politik tertentu menuju 2014.

“Saya melihat dari prospek politik di tahun politik ini semua kekuatan mengambil kesempatan untuk memanfaatkan kompensasi sebagai instrumen politik untuk citra partai," kata Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Mercu Buana Heri Budianto di Jakarta, Sabtu (15/6).

Menurutnya, menaikkan harga BBM bersubsidi merupakan kebijakan yang tidak popular, karena pemerintah menyadari hal ini akan membebani masyarakat miskin. Kemudian, pemerintah membuat kompensasi berupa BLSM untuk melindungi masyarakat miskin.

Heri menegaskan partai penguasa saat ini belum menyadari program tersebut akan dimanfaatkan partai politik lain untuk melakukan pencitraan. "Nah inilah menurut saya menjadi catatan penting bahwa ada sebuah kekuatan politik yang kemudian menjadikan kompensasi ini sebagai instrumen politik meningkatkan elektabilitas, citra ke publik, dan sebagainya," ujarnya.(dry/ipb/bhc/opn)


 
Berita Terkait Politik
 
Akademikus kritik narasi optimisme pemerintah: Jauh dari realitas, minim empati
 
Dasco Gerindra: Prabowo dan Megawati Tak Pernah Bermusuhan, Saya Saksinya
 
Moralitas dan Spiritualitas Solusi Masalah Politik Nasional Maupun Global
 
Tahun Politik Segera Tiba, Jaga Kerukunan Serta Persatuan Dan Kesatuan
 
Memasuki Tahun Politik, HNW Ingatkan Pentingnya Siaran Pemberitaan yang Sehat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]