Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Banjir
Waspadai Air Pasang 24-26 Januari
Sunday 20 Jan 2013 22:58:07

Ilustrasi, Siaga Banjir!.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Meski intensitas hujan mulai berkurang, namun warga tetap diminta waspada, terutama yang bermukim di wilayah Jakarta Utara. Sebab, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi gelombang pasang dengan ketinggian satu meter yang berpotensi menyebabkan banjir rob akan terjadi pada Kamis (24/1) hingga Sabtu (26/1) mendatang.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mencatat air pasang sudah terjadi sejak Sabtu (19/1) pada pukul 07:35 WIB dengan ketinggian 0,87 meter. Sementara pada Minggu (20/1) pasang tertinggi terjadi pukul 07:51 WIB yaitu mencapai 0,91 meter. Sedangkan Senin (21/1) besok rob diperkirakan datang pukul 08:10 setinggi 0,94 meter.

"Untuk tanggal 24-26, diperkirakan air pasang bisa mencapai 1 meter pada pukul 09:09 – 09:46 WIB. Warga diharapkan tetap waspada terhadap banjir rob yang akan terjadi," kata Harry Tirto Djatmiko, Kepala Bidang Komunikasi BMKG, Minggu (20/1).

Setidaknya data yang dicatat Pemerintah Kota Jakarta Utara, ada 27 titik rawan banjir dan rob di wilayah ini. Daerah-daerah tersebut diantaranya yakni Kelurahan Penjaringan-Kamalmuara, Kelurahan Pluit-Muara Angke-Jalan Pluit Karang Tengah-Jalan Pantai Mutiara, dan Kelurahan Kamal Muara-Pelelangan Ikan-Jalan Kamal Muara Ujung.

Kemudian di Kelurahan Kapuk Muara-Jalan Kapuk Muara, Kelurahan Tanjung Priok-Jalan ME Martadinata, Kelurahan Kalibaru-Jalan Kalibaru Barat Barat-RW 01- 04-013-Jalan Kalibaru Timur, Kelurahan Ancol-Jalan Lodan, Kelurahan Pademangan-Jalan RE Martadinata, Kelurahan Marunda, dan Kelurahan Koja, Demikian seperti yang dikutip dari beritajakarta.com, pada Minggu (20/1).(brj/bhcopn)


 
Berita Terkait Banjir
 
Ini Jurus Aman Mobil Manual dan Matik Bisa Terjang Banjir
 
Anggota DPR Soroti Bencana Banjir di Kaltim
 
Kalimantan Banjir Besar, Andi Akmal : Regulasinya Kurang Dukung Penjagaan Lingkungan
 
Tinjau Penanganan Banjir, Khoirudin Apresiasi Kinerja Gubernur Anies dan Kader-Kader PKS
 
Data BPBD: Jumlah RW Tergenang Banjir DKI Lebih Rendah Dibanding Tahun 2015
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]