Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Samarinda
Wartawan Dijadikan Pemantau UN Itu Kebijakan Kepala Diknas
Thursday 25 Apr 2013 04:09:01

Sekrertaris Diknas Kaltim, Dayang diruang kerjanya, Selasa (23/4).(Foto: BeritaHUKUM.com/gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dalam Ujian Nasional (UN) 2013 untuk SMA di wilayah Kaltim, dengan menjadikan wartawan baik media Cetak, Elektronik, maupun Online dalam pemantauan pelaksanaan Ujian Nasional merupakan kebijakan Kepala Diknas Kaltim, Musarim, ujar Idhamsyah, Kasi Humas Disdik Kaltim yang juga sebagai Kordinator Distribusi UN SMA 2013 di ruang kerjanya, Rabu (24/4).

Menurut Idhamsyah, tugas wartawan adalah melakukan pantauan atau monitoring saat pelaksanaan ujian, mencatat kejadian, melaporkan kepada Disdik Kaltim, dan menulisnya di media masing-masing tentang kondisi dan fakta yang terjadi di lapangan.

Dalam hal ini Diknas Kaltim melibatkan sekitar 20 lebih wartawan yang melakukan pemantauan ke 14 Kabupaten dan Kota antara lain dari media; Tribun Kaltim, Kaltim Pos, Samarinda Pos, Kaltim Bangkit, TVRI, RRI, Radio Suara Samarinda, Majalah Eksekutor, Warta Harmoni, Vivaborneo.com, Koran Tempo, dan Jurnal Nasional, Trans7, LKBN Antara, serta detik.com.

Disinggung mengenai besar anggaran dari pos anggaran mana yang digunakan Diknas Kaltim untuk membiayai biaya pemantau dari wartawan, pada hal di 14 kabupaten atau kota sudah ada wartawan, Idhamsyah menampik dan mengatakan tidak tau besarnya anggaran dan dari mana itu kebijakan Kepala Dinas, jelas Idham.

"Saya tidak tau berapa besar anggaran dan dari pos mana? Itu kebijakan Kepala Dinas.", ujar Idham.

Sehari sebelumnya pada Selasa (23/4), Sekertaris Diknas Kaltim Ibu Dayang, diruang kerjanya mengatakan, wartawan yang dijadikan pemantau di 14 Kabupaten atau Kota, "tugasnya adalah dalam melakukan pantauan saat pelaksanaan ujian, mencatat kejadian, melaporkan kepada Disdik Kaltim, dan menulisnya di media masing-masing tentang kondisi dan fakta yang terjadi di lapangan, jadi beritanya sampai langsung, jadi tidak usah konfirmasi lagi kepada kita," jelas Dayang.

"Alasannyanya kalau diknas jadi pemantau kan wartawan yang tanya sama kita, mereka melihat langsung apa yang terjadi, itu yang menjadi alasan Diknas jadikan wartawan sebagai pemantau," tegas Dayang.

Dayang juga menyebut bahwa anggaran pemantau dari wartawan juga merupakan anggaran UN 2013, "Semuanya ini merupakan biaya dari pos anggaran UN 2013", pungkas Dayang. (gaj).


 
Berita Terkait Samarinda
 
• AORDA Kaltim Usulkan Daerah Khusus Istimewa Kutai Raya Menjadi Ibu Kota Negara
 
• Abdullah Bantah Proyek Gudang Arsip yang Diduga Fiktip di Kantor Dikdukcapil Samarinda
 
• Makmur Ajak Masyarakat Beri Pengabdian Terbaik Bagi 'Benua Etam'
 
• Pendapatan Daerah Sektor Pajak Menjanjikan dan Harus Digali dengan Optimal
 
• Puji Setyowati: Masyarakat Samarinda Dihimbau Bijak Gunakan Panggilan Darurat 112
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]