Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Yogyakarta
Warga Yogyakarta se-Jakarta Gelar Halal Bihalal di Putri Duyung Ancol
Sunday 25 Aug 2013 16:49:43

Mahfud MD saat sedang menyampaikan Tausiah di Acara Halal Bihalal Warga Joqja di Putri Duyung Ancol, Jakarta, Minggu (25/8).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Masyarakat Daerah Istimewa Jogyakarta se-Jakarta mengadakan acara Halal Bihalal di Candi Bentar Putri Duyung Ancol Jakarta Utara, Minggu (25/8), Acara ini di hadiri langsung oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, dengan seribuan lebih warga Yogyakarta yang tinggal di Jakarta, dengan tema" Memaknai Idul Fitri Dengan Meningkatkan Semangat GUYUB - RUKUN - GAYENG".

Dalam kata pembukan Sri Sultan mengatakan bahwa, acara Halal Bihalal 1434 H atau yang biasa disebut Syawalan di Yogyakarta merupakan sebuah budaya yang baik, dan semoga dengan acara ini semakin mempererat tali silaturahmi sesama warga Yogyakarta di perantauan.

Acara yang meriah ini dihadiri juga oleh KRMT Roy Suryo Menteri Pemuda dan Olahraga, Dr.Anggito Abimanyu, MSc serta seribuan warga Yogya yang tinggal di Jabodetabek yang di isi dengan tarian Bambangan Cakil, dan penjualan kuliner khas Yogyakarta.

Mahfud MD yang hadir dalam acara ini dan memberikan tausiah, dimana dalam kata-kata tausiahnya Mahfud menganjurkan untuk, setiap hari kita segera dan saling meminta maaf dan tidak mesti mununggu hingga acara syawalan.

Mahfud menjelaskan dan senada dengan Sri Sultan bahwa, acara Syawalan adalah sebuah budaya yang awalnya di mulai oleh Sunan Bonang salah seorang Wali Songo, dimana awalnya Sunan Bonang mengumpulkan para santrinya saat Hari Raya Idul Fitri dan mereka saling makan kupat, yang terbuat dari Janur Kuning, yang di artikan oleh Sunan Bonang hati yang putih dan bersih.

Dijelaskan Mahfud MD, "bahwa nilai yang di berikan oleh warga Jogyakarta merupakan rasa Nasionalisme yang tinggi, serta penghayatan terhadap nilai-nilai Nasionalisme. Menurut Mahfud, orang Jogyakarta dikenal dengan karakteristik jujur dan apa adanya, serta setia dalam berteman," ujar Mahfud.

Mahfud juga sempat mengutip satu ayat dari kita suci Al'quran Surat Almaidah ayat 48 yang artinya; seandainya Allah mengehedaki kamu satu, maka pasti Allah mampu menciptakan menjadi satu, namun Allah menciptakan kamu bersuku -suku dan bangsa untuk menguji kamu dalam berlomba-lomba mengejar akhirat.

Pesan Mahfud terkahir untuk warga Yogyakarta di seluruh Indonesia, agar senantiasa Indonesia harus kembali ke fitrahnya, sebagai warga Indonesia yang bermartabat, selanjutnya Mahfud MD menutup acara dengan Doa.(bhc/put)


 
Berita Terkait Yogyakarta
 
• Yogyakarta Masih Membutuhkan Perhatian
 
• Kasultanan Yogyakarta Tetap Harus Dijaga
 
• Raja Jogja Sri Sultan HB X Mendadak Keluarkan Sabdatama
 
• Jafar Umar Thalib Minta Pemerintah Tak Paksakan Pluralisme
 
• Presiden SBY Beri Selamat Putri Sultan HB X
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]