Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Banjir
Warga Memadati Lokasi Perbaikan Tanggul Latuharhary
Friday 18 Jan 2013 16:32:49

Terlihat para warga yang sedang asyik bermain di derasnya air tanggul, Jum'at (18/1).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Semakin sore hari, suasana di sekitar lokasi jebolnya tanggul banjir Kanal Barat di bawah fly over Kuningan jalan Latuharhary Jakarta Pusat, semakin dipadati warga baik anak-anak dan wanita.

Banyaknya warga ini sempat dikeluhkan para pekerja dan TNI yang mengumpulkan kerikil, karena pekerjaan mereka terganggu dengan banyaknya anak-anak di sekitar lokasi perbaikan tanggul.

Selain TNI, dari Kodam Jaya juga terlihat Battalion Yon Kavaleri 7, Paskhas AU, Marinir, dan Kopassus, ditambah lagi dengan Satpol PP, serta beberapa pekerja galian dari PT KAI.

Tidak adanya garis Police Line di lokasi kejadian, dikhawatirkan air tiba-tiba dapat naik kembali dan mengancam warga serta anak-anak yang asyik bermain di derasnya air bawah tanggul Latuharhary.

Salah seorang warga Noni, yang mengaku dari kampung Melayu, yang kebetulan singgah di lokasi karena dekat dengan tempatnya bekerja mengatakan, "saya lihat dari TV penasaran, makanya saya kemari dan sekalian sudah pulang kerja, serta tempat kerja saya dekat dari sini kok," ujar wanita paruh baya ini.

Hingga berita ini diturunkan, ratusan aparat TNI dan Satpol PP bersama warga masih terus bahu membahu memperbaiki tanggul banjir Kanal Barat ini sebelum malam tiba.(bhc/put)


 
Berita Terkait Banjir
 
• Ini Jurus Aman Mobil Manual dan Matik Bisa Terjang Banjir
 
• Anggota DPR Soroti Bencana Banjir di Kaltim
 
• Kalimantan Banjir Besar, Andi Akmal : Regulasinya Kurang Dukung Penjagaan Lingkungan
 
• Tinjau Penanganan Banjir, Khoirudin Apresiasi Kinerja Gubernur Anies dan Kader-Kader PKS
 
• Data BPBD: Jumlah RW Tergenang Banjir DKI Lebih Rendah Dibanding Tahun 2015
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]