Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Sampah
Warga Bukit Kapur Butuh Tempat Pembuangan Sampah
Thursday 06 Feb 2014 19:26:09

Ilustrasi, Sampah Pasar berserakan di pinggir Jl.Otista Raya / Jl. Jakarta - Bogor.(Foto: BH/coy)
DUMAI, Berita HUKUM - Seluruh masyarakat yang berada di Kecamatan Medang Kampai mengharapkan adanya bantuan tempat pembuangan sampah dari Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Tatakota, Kebersihan dan Pertamanan setempat.

Hamidin, Ketua Lingkungan Griya Pulai Sakinah mengatakan, kondisi tumpukan sampah di wilayahnya kian hari semakin banyak menumpuk tanpa ada solusi seperti tempat penampungan. Sehingga, sampah-sampah tersebut kini berserakan tidak tentu arahnya.

"Kami selaku masyarakat sangat mengharapkan adanya lokasi tempat pembuangan sampah. Sebab, kami sebagai warga sangat prihatin melihat kondisi sampah berserakan seperti ini," ungkap Hamidin, kepada kalangan media di Dumai, Kamis (6/2).

Bantuan tempat sampah tersebut, kata Hamidin, kalau bisa pemerintah menyiapkan tempat penampuangan sementera di beberapa ruas jalan. Sehingga masyarakat yang ingin buang sampah tidak lagi sembarangan dan dibuang pada tempatnya.

"Dibuatkan TPS akhir atau menyiapkan penampungan sementara dibeberapa ruas jalan agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Kami sangat mengharapkan perhatian dari pemerintah melalui instansi terkait," ucapnya, seperti dikutip dari riauheadline.com.

Senada juga disampaikan Ahmad Khadafi, seorang tokoh pemuda di Kelurahan Bukit Kapur ini mengungkapkan keprihatinannya soal mengenai tumpukkan sampah yang berserakan tersebut. Dia juga menyarankan agar pemerintah bisa merespon masalah ini.

"Mumpung masih dalam pembahasan APBD 2014, kirannya pemerintah bisa mengusulkan dana untuk pembuatan tong sampah sementara di ruang jalan. Sehingga sampah-sampah rumah tangga tidak berserakan lagi," ungkap Khadafi secara singkat.(die/rhc/bhc/rby)


 
Berita Terkait Sampah
 
Sisa Makanan, Plastik, dan Kertas Komposisi Sampah Paling Dominan
 
UU Pengelolaan Sampah Untuk Menjaga Lingkungan
 
Ditjen PSLB3 KLHK Didesak Miliki Langkah Terukur Tangani Volume Sampah
 
Sampah Plastik: Reduce dan Reuse Dahulu sebelum Recycle
 
Implementasi UU Pengelolaan Sampah Perlu Diawasi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]