Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Banjir
Warga Benhil di Sekitar Kali Mati Kebanjiran Hingga 2 Meter
Thursday 17 Jan 2013 12:55:38

Suasana Banjir di Benhil, Kamis (17/1).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Akibat banjir yang masih menggenangi warga Jakarta, termasuk di wilayah Jakarta Pusat. Pantauan di Bendungan Hilir (Benhil) Jakarta Pusat, sebagian Warga masih mengungsi di posko yang disediakan.

Air mulai naik dan memasuki rumah warga sekitar pukul 04:30 WIB pagi, dan hingga saat ini banjir masih belum surut, warga sekitar banyak yang tidak dapat beraktivitas seperti biasa.

Seorang ibu Jumirah mengatakan kepada pewarta BeritaHUKUM.com bahwa, "anak tidak bisa sekolah hari ini, suami juga tidak dapat bekerja, karena air masuk setinggi 1,5 meter di rumah saya," ujarnya.

Seperti diketahui, kawasan Benhil ini merupakan kawasan menengah keatas rumah-rumah warga disini sangat permanen, banjir ini merupakan luapan dari kali Mati.

Sementara pintu Air Manggarai dan karet siaga 1, menunjukkan tingginya volume air di sungai Ciliwung yang mengakibatkan meluapnya sejumlah saluran air dan pintu air.

Kondisi tinggi muka air di pintu air Pasar Ikan berada pada siaga 3 mengakibatkan tersendatnya aliran sungai ke muara/laut.

Kondisi ini juga diperparah padamnya aliran listrik disejumlah lokasi mengakibatkan tidak dapat beroperasinya beberapa pompa air drainase. Hal ini yang memicu tingginya genangan di sejumlah jalan dan pemukiman.

Dihimbau kepada warga Jakarta agar mengurangi aktivitas keluar rumah/kantor yang dapat menambah kemacetan, amankan surat berharga dan alat-alat listrik agar tidak terendam air.

Untuk informasi darurat bencana, dapat menghubungi nomor telepon 3 digit Siaga Bencana "164", yaitu Info dari Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI.(bhc/put)


 
Berita Terkait Banjir
 
Ini Jurus Aman Mobil Manual dan Matik Bisa Terjang Banjir
 
Anggota DPR Soroti Bencana Banjir di Kaltim
 
Kalimantan Banjir Besar, Andi Akmal : Regulasinya Kurang Dukung Penjagaan Lingkungan
 
Tinjau Penanganan Banjir, Khoirudin Apresiasi Kinerja Gubernur Anies dan Kader-Kader PKS
 
Data BPBD: Jumlah RW Tergenang Banjir DKI Lebih Rendah Dibanding Tahun 2015
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]