Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Aceh
Warga Aceh Norwegia Memperingati Maulid Nabi Muhammad 1436 H
Wednesday 14 Jan 2015 05:58:36

Masyarakat Aceh Norwegia (affor) bekerja sama dengan Achehnese Norway Az-Aziziyah memperingati Maulid Nabi besar Muhammad SAW yang di adakan di Bydelshus Forus, Norwegia.(Foto: Istimewa).
NORWEGIA, Berita HUKUM - Seperti biasanya, dimana saja masyarakat Aceh berada selalu membuat perayaan-perayaan Islam sebagaimana yang biasanya dilakukan di Aceh. Untuk kali ini pada hari Minggu (11/1) lalu, bertepatan 20 rabiul awal 1436 H, masyarakat Aceh Norwegia (affor) bekerja sama dengan Achehnese Norway Az-Aziziyah memperingati Maulid Nabi besar Muhammad SAW yang di adakan di Bydelshus Forus, Norwegia.

Acara di awali dengan pembukaan oleh Mutia sari Binti Anwar, selanjutnya di serahkan kepada pembawa acara Tgk H Zulkifli Abda dan pembacaan ayat suci Al quran oleh Martunish Teuku Daniel.

Kata-kata sambutan oleh Ketua Achehnese Norway Al Aziziyah Tgk Murhaban Idris. Dalam sambutannya beliau berkata untuk mencintai Rasulullah tidak cukup dengan hanya memperingati maulid dan di mulut saja, tapi kita harus mengikuti ajaran yang di bawakan oleh baginda. Beliau menambah berapa banyak orang muslim seluruh dunia tapi kemana kekuatan kita, mungkin karena kita telah hilang jati diri dan tidak mengikuti apa yang telah di perintahkan oleh Allah dan Rasulullah. Maka dari itu mari kita koreksi diri kita masing-masing dimana salah dan silap, sehingga ke depan kita menjadi orang yang taat dan cinta kepada Rasul yang sebenarnya.

Suara pembacaan Barzanji (Like Molod) terdengar bersahutan pembacaan barzanji seakan menjadi Suguhan wajib pada hari perayaan maulid, yang khusus di bacakan oleh warga Aceh yang menetap disini. Isi like adalah pujian-pujian kepada Rasulullah SAW yang dibaca dari buku karya syeikh Ja’far Al-Barzanji. Suara bersahutan itu dilantunkan oleh 30 warga Aceh yang demikian bersemangat, dan menyebutkan bacaan berzanzi yang menambah suasana religiusitas dari kenduri Maulid yang digelar setiap tahunnya oleh Warga Aceh yang menetap di Stavanger, Norway.

Perayaan Maulid Nabi yang dilakukan warga Aceh yang menetap di Norwegia setiap tahunnya, sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT dengan diutusnya Rasulullah untuk menyelamatkan keimanan umat manusia.

Seperti biasanya di Aceh, setiap maulid Nabi dihidangi dengan bermacam-macam makanan khas Aceh. Di sini tidak kurangnya juga ada bu leukat bungkôh dengan ôn pisang, reundang, mulôh panggang, prekedel, urap dan hidangan lauk lainnya.

Jika kita sedang berada didepan hidangan ini seolah-olah kita sedang berada di Meunasah di salah satu gampông di Aceh.

“Dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Mari kita Jadikan Akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam mewujudkan masyarakat yang rukun, aman dan damai, serta untuk mempererat hubungan Silaturahmi antar warga Aceh dan sesama muslim di Norwegia”. ujar Bahar nor.(rls/bs/bhc/sya)


 
Berita Terkait Aceh
 
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
 
• Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
• Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
• Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
• Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]