Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Medan
Wanita Asal Amerika Cari Suami di Polsek
Monday 03 Sep 2012 00:06:55

Polsek Medan Sunggal di jalan TB. Simatupang (Foto: Ist)
MEDAN, Berita HUKUM - Polsek Medan Sunggal di jalan TB. Simatupang mendadak heboh. Pasalnya, mereka kedatangan tamu seorang cewek yang mengaku dari Amerika. Menurut Aiptu Harmain Gani Kepala piket SPK, cewek berkulit hitam manis ini datang ke Polsek Sunggal untuk mencari suaminya, dia datang sekitar jam 10 pagi. " Kami yang piket sangat terkejut dengan kedatangan cewek ini (sambil melihatnya si cewek), dia masuk dan mencari - cari suaminya", jelasnya kepada pewarta BeritaHUKUM.com, Minggu (2/9).

Hal senada juga dikatakan Aiptu Marianto, "Ketika kami coba untuk mengintrograsi maksud dan tujuannya , dia mengaku namanya adalah Koiri, mendengar dari logatnya bicara, kemungkinan wanita ini dia berasal dari luar Negeri. Lanjut Marianto, cewek ini juga mengatakan bahwa, dia berkenalan dari Facebook dengan seorang pria, lalu dia disuruh ke indonesia dan ke kota Medan. Nah, kemungkinan si cewek ditinggalkan oleh pria tersebut", ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pengunjung Polsek sunggal menambahkan, "mungkin si cewek bule ini sudah stres karena ditinggalkan suaminya, soalnya dari pakaian dan wajahnya terlihat si cewek ini dari keluarga baik - baik dan belum lama lari dari rumahnya. Lihat aja bang bajunya masih bersih dan mukanya manis kok, mungkin dia ada masalah", beber Wanita yang tidak bersedia menyebutkan namanya ini.

Ketika pewarta mencoba menanyakan kepada cewek yang memakai baju putih dan rok panjang warna biru ini, dengan logat terbata dia berkata, "Saya datang jauh dari Amerika untuk mencari suami saya disini, katanya dia tugas di sini (polsek)", katanya sambil tersenyum.

Lalu dia mengatakan bahwa, semua laki-laki sama saja, sudah pake lupa tanggung jawab, ketika reporter menanyakan nama suaminya, cewek yang memegang minuman mineral ini enggan menyebutkannya, "Tak ada nama - nama suami", katanya sambil menatap tajam terus pewarta penuh curiga. Hingga pukul 5 sore, cewek bertinggi sekitar 168 cm ini masih duduk di SPK polsek Sunggal menunggu keluarga dan suami tercintanya datang.(bhc/put)


 
Berita Terkait Medan
 
Nikson Nababan Menyatakan Siap Maju Pilgub Sumut, Jika Mendapat Restu Ibu Megawati
 
Walikota Medan Mengaku Sangat Bersyukur dengan Sosok Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto
 
Pernyataan Polda Sumut terkait di Medsos, Penyerangan Mapolda Sumut Masalah Hutang Piutang
 
Sambut HUT Bhayangkara Ke 70, Turn Back Trail Kapolres Simalungun
 
Aspikom Aceh Dilantik di Sela-sela Kongres Nasional ke IV Aspikom
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]