Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Ahok
Walau Ahok Larang, FPI Undang Umat Islam Jakarta TAKBIR KELILING Besar-besaran
2016-07-04 05:23:42

Ayo Takbiran, Walau Ada Yang Larang. Ayo Takbiran, Lawan Kaum Intoleran.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Dalam hitungan hari, segenap umat Islam di Dunia, termasuk Indonesia, akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1437 H yang diperkirakan pada hari Rabu (6/7).

Sudah menjadi tradisi di nusantara, malam Hari Raya Idul Fitri diwarnai dengan TAKBIRAN KELILING, pawai atau pun konvoi, sambil :mengarak: beduk buatan dadakan dan kumandang takbir seputar kota/desa.

Namun, di wilayah DKI Jakarta, pemerintah provinsi yang dipimpin Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok melarang takbir keliling. Bahkan rencananya, aparat gabungan dari Kepolisian dan Satpol PP akan menyisir konvoi-konvoi yang melakukan takbir keliling.

Namun, larangan tersebut tak menyurutkan Umat Islam Jakarta untuk tetap menggelar TAKBIR KELILING. Dimotori FPI, Umat Islam Jakarta akan menggelar TAKBIR KELILING BESAR-BESARAN.

Berikut undangan TAKBIR KELILING yang disampaikan FPI:

UNDANGAN TERBUKA UNTUK UMAT ISLAM

Untuk menghidupkan malam Idul Fitri, sekaligus melestarikan tradisi Muslim di Nusantara, Front Pembela Islam (FPI) akan menggelar acara TAKBIRAN KELILING BESAR-BESARAN, pada:

Tanggal : Malam 1 Syawal 1437 H
Pukul : 21.00 WIB - Selesai
Start dan Finish: Jl. Petamburan III Tanah Abang - Jakarta Pusat.

Ayo hadiri ramai-ramai bersama keluarga, saudara, shahabat dan lain-lain.

Seluruh peserta WAJIB taat aturan Lalu Lintas. WAJIB pakai helm, serta WAJIB taat pada Koordinator Lapangan.

AYO SEMARAKKAN SYIAR MALAM TAKBIRAN,

WALAUKARIHAL MUSYRIKUN
WALAUKARIHAL KAFIRUN
WALAUKARIHAL MUNAFIQUN

LAWAN ISLAMOPHOBIA
LAWAN KAUM INTOLERAN

ALLAHU AKBAR ... !!!
ALLAHU AKBAR ... !!!
ALLAHU AKBAR ... !!!

Sementara, pantauan pewarta di media sosial twitter terkait larangan Ahok takbir keliling ini, para netizer memberikan komentar diantaranya:

Ramadhan @Bg_MarOne, "Jk amankan pertandingan bola & thn baru saja bs dikerahkan puluhan ribu Polisi knp saat Takbiran Keliling tak bisa??."

Haikal Hassan @haikal_hassan, "Takbir keliling boleh sejak jaman belanda, jepang, Soekarno, Soeharto, Habibie, Gusdur, Mega, Sby. Kecuali jaman ini. Jgn pancing kami".

EKA GUMILAR @ekagumilars, "Disinilah kadang kt sedih...????,demi jabatan mau dijadiin kayak kesed dan tumbal...melarang umatnya sendiri..".

Lupuz Aja @Lupuz0503, "Mantan Presiden Suharto, takbir akbar dimonas menyambut hari Raya Idul Fitri. PreSEDEN skrng?".

Genetika Tunggal Ika @AndiArief_AA, "Peradaban tidak menjadi mundur hanya karena mempertahankan tradisi takbir keliling.".

Ratna Sarumpaet @RatnaSpaet, "Alasan Gub DKI @basuki_btp d Kepolisia Merlarang ummat Islam tiak mlakukan Takbir Keliling sebaiknya djelaskan agar Tak mnimbulkan keresahan".

DMS @dimasprakbar, "Jangan cuma teriak2 di sosmed. Yuk tiap 1 orang minimal mengajak 1 orang utk partisipasi di takbir keliling.".

ZARA @ZaraZettiraZR, " Dari tahun berapa takbir keliling di jakarta? Kalian masih hidup kan ? Gada yg mati karna takbir keliling? Terus dilarang alasannya?".


Nasional @FeryMokoginta, "Kalau benar ahok melarang pawai takbir, berarti ahok memang sengaja menciptakan keramaian agar suara2 Reklamasi dan Sumber waras terlupakan.".

AjengCute#JRForNKRI @AjengCute, "Klo takbir keliling di larang bsok pawai cap gomeh rame2 kita boikot".(dbs/tw/portalpiyungan/bh/sya)





 
Berita Terkait Ahok
 
• Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok Sudah Keluar Bebas dari Rutan Mako Brimob
 
• Ditertawai Adiknya Ahok, Sam Aliano: Harapan Veronika Tan Jadi Ibu Negara
 
• Mako, Ahok dan Teroris
 
• Terkait Kewarganegaraan Ayah Ahok, Inilah Tanggapan Yusril Atas Surat Terbuka Adik Ahok
 
• 'Ahok Masih di Rutan Mako Brimob karena Kedekatannya dengan Jokowi'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]