Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai PAN
Waksekjen PAN: Kita Jangan Terjebak Dengan Capres Bermodal Pencitraan
Monday 16 Sep 2013 01:18:57

Ir. H. Teguh Juwarno M.Si, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Wasekjend DPP Partai Amat Nasional, Teguh Juwarno mengungkapkan bahwa sosok Capres Hatta Rajasa selama ini dianggap, telah mampu sebagai solideriter meker, karena selama memimpin PAN tidak pernah ada konflik di dalam internal Partai berlambang Matahari tersebut.

Menurut Teguh, PAN dalam Pemilu Legislatif 2014 mendatang menargetkan satu kursi di DPR-RI dalam setiap Dapil, dan langkah selanjutnya, kita akan punya keberanian mendorong Ketum kita maju sebagai Capres," ujar Teguh Juwarno dalam diskusi publik bertema 'Memilih Capres Secara Rasional' di Cikini Jakarta Pusat, Sabtu (14/9).

Ditambahkanya, dalam hitung-hitungan kita, bila ingin menyelesaikan persoalan bangsa, salah satu jalan dengan koalisi yang punya warna. Pemimpin 2014 mendatang merupakan pemimpin yang mampu mengatasi persoalan dalam pengakkan hukum dan persoalan ekonomi, guna mensejahterakan rakyat.

"Pemimpin kedepan yang memiliki visi yang jelas, kita jangan terjebak pada pemimpin yang bermodal pencitraan," pungkas Teguh Juawrno, politisi dan anggota Dewan Fraksi PAN yang merupakan mantan wartawan senior ini.(bhc/put)


 
Berita Terkait Partai PAN
 
Ketimpangan Lahan Harus Dijawab Pemerintah
 
Amanat Merah Putih Galang Aksi Tanda Tangan Darat dan Udara di 34 Provinsi
 
Rakernas PAN Satu Visi Kebangsaan dengan Gerindra
 
Bertemu Presiden SBY, Hatta Rajasa Ijin Pengunduran Diri
 
Niat Membangun Desa Yusuf Wibisono Caleg PAN DPR RI Nomer 1 Dapil Jateng V
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]