Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Wakapolri
Wakapolri: Belum Ada Indikasi Gangguan Selama Peringatan Bom Bali I
Friday 12 Oct 2012 14:02:22

Wakapolri Komjen, Nanan Sukarna (Foto: Ist)
BALI, Berita HUKUM - Peringatan bom bali I di Garuda Wisnu Kencana, Jimbaran dan monumen Ground Zero Jl. Legian Kuta, hingga Jumat (12/10) siang ini berlangsung dengan aman. Tidak ada indikasi gangguan apapun.

Hal ini dikatakan Wakapolri Komjen Nanan Sukarna di kantor Pemkot Denpasar, Jalan Gajah Mada, Jumat (12/10). Menurut dia, hingga kini belum ada indikasi pergerakan terorisme seperti yang diisukan sebelumnya.

"Sampai siang ini saya belum terima laporan dari anggota di lapangan, jadi ya belum ada. Mudah-mudahan tidak ada lah," katanya.

Menurutnya, upaya pengamanan sudah dilakukan jauh hari sebelum peringatan Bom Bali I. "Kan di Solo juga sudah ditangkap. Alhamdulillah tidak ada (pergerakan terorisme)," imbuh dia.

Sebanyak 2.300 personel keamanan dari unsur TNI/Polri telah dikerahkan, di beberapa titik untuk mengamankan peringatan, dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya serangan teror.

Sementara itu, sebelum kunjungan Perdana Menteri Australia Julia Guillard ke RSUP Sanglah Denpasar, keamanan super ketat diberlakukan di rumah sakit international itu. Jalur masuk ke RS Sanglah dialihkan dan hanya mobil ambulans saja yang diperbolehkan masuk.

Selain itu, sejumlah pasukan Polri dan TNI terlihat berjaga-jaga di sepanjang wilayah Sanglah lengkap dengan senjata laras panjang. Terlihat juga dua unit kendaraan lapis baja berada di dalam area rumah sakit. Sejumlah kawasan juga disterilisasi.

Direncanakan Gillar akan berkunjung ke RSUP Sanglah pada pukul 14.15 WITA bersama rombongan.(dtik/bhc/rby)


 
Berita Terkait Wakapolri
 
• ICW, KontraS, LBH Jakarta Tolak BG Jabat Wakapolri atau Kepala BIN
 
• Wakapolri Menghimbau Para Kapolres untuk Hidup Sederhana
 
• Wakapolri: Seharusnya 45 Triliun Seluruhnya Untuk Anggaran Operasional Polri
 
• Wakapolri: Belum Ada Indikasi Gangguan Selama Peringatan Bom Bali I
 
• Komisaris Jenderal: Masalah Gaji Polri Menjadi Salah Satu Faktor Pemberantasan Korupsi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]