Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Lapas
Viral Napi Lapas Kelas 1 Medan Diduga Dianiaya dan Diperas Petugas
2021-09-19 22:54:39

Tampak bagian belakang tubuh napi yang diduga dianiaya petugas lapas kelas 1 Tanjung Gusta Kota Medan.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Beredar viral di media sosial sebuah rekaman video memuat seorang warga binaan atau narapidana (napi) di Lapas Kelas 1 Tanjung Gusta Kota Medan, yang hanya mengenakan celana pendek dan tanpa baju memperlihatkan bagian belakang tubuhnya penuh lebam dan luka memar.

Dalam rekaman video disebutkan kondisi napi tersebut diduga dianiaya dan diperas oleh petugas lapas.

"Inilah tindakan penganiayaan di Lapas Kelas 1 Medan," kata perekam video di akun Instagram @andreli48, Minggu (19/9).

"Kami bukan binatang. Kami juga manusia," lanjutnya.

Rekaman itu juga menyebut bahwa para Napi di lapas kelas 1 Tanjung Gusta Kota Medan itu kerap diperas hingga puluhan juta rupiah agar bisa keluar. Jika uang tak diberi, maka para Napi akan mengalami penyiksaan.

"Kami di deren disini sampai bertahun-tahun karena masalah kecil saja. Kami diminta uang 30 juta 40 juta baru bisa keluar. Kalau gak, kami dipukuli seperti ini kalau gak kasih uang.

Dilansir dari laman medcom, pihak pengelola Lapas Kelas 1 Medan mengatakan akan memeriksa dan mendalami dugaan penganiaan yang dilakukan petugas lapas dalam video viral tersebut.

“Kami sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait video tersebut baik oleh tim dari Lapas maupun dari kantor wilayah untuk memeriksa atau melakukan pendalaman,” ujar Kalapas Kelas 1 Medan, Erwedi Supriyatno, Minggu (19/9).(bh/amp)


 
Berita Terkait Lapas
 
• Lapas Salemba Siap Wujudkan Netralitas Pegawai pada Pemilu 2024 dan Meraih Predikat WBBM 2023
 
• Napi Lapas Klas I Cipinang Atas Nama Aditya Egatifyan yang Kabur, Dicari Polisi dan TNI
 
• Kalapas Yosafat Sebut 1.806 dari 2.040 WBP Lapas Salemba Terima Remisi HUT ke-77 RI, 16 Bebas
 
• Peringati HDKD ke-77, Lapas Salemba Gelar Baksos Membersihkan Masjid As-Salam BPOM RI
 
• Putusan Kasasi MA Tak Kunjung Terbit, Terpidana Kasus Pajak Dibebaskan dari Rutan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]