Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Kebudayaan
Vicky Sianipar: Kebudayaan Indonesia Tidak Dikemas Secara Menarik
Tuesday 19 Jun 2012 15:35:34

Musisi Vicky Sianipar (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Musisi Vicky Sianipar menyatakan, selama ini pentas kebudayaan Indonesia tidak pernah dipromosikan generasi muda dengan kemasan yang lebih menarik.

Menurut seniman music etnik ini, generasi mudalah yang bisa melestarikan sebuah kebudayaan. “Tetapi kemasannya harus sesuai dengan jiwa anak muda. Agar ada rasa cinta terhadap kebudayaan sehingga 30 tahun kedepan pun, kebudayaan kita masih tetap ada,” ujar Vicky saat diwawancara TVone, Selasa (19/6).

Vicky menambahkan, dengan pengemasan kebudayaan ini. Diharapkan para generasi muda mempunyai rasa cinta terhadap kebudayaannya. “Dengan dikemas dengan selera anak muda, sehingga para generasi muda merasa menyesal jika tidak menyaksikan kebudayaannya. Duh gw gak nonton Tari Pendet nih, duh gw takut nanti dikata gak gaul,” tambahnya.

Untuk itu, Vicky berharap adanya bantuan dari pemerintah dan media massa untuk mengemas atraksi kebudayaan yang lebih interaktif. Dan terkait dengan klaim Malaysia akan kebudayaan Indonesia. Menurut Viky, jika saja kebudayaan di Indonesia menjadi tuan rumah dinegeri sendiri maka hal itu tidak akan terjadi.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Direktur Internalisasi dan Diplomasi Budaya Ditjen Kebudayaan Kemendikbud, Prof Dr Etty Indriati menyatakan pihaknya sudah mengadakan kegiatan pementasan maestro kebudayaan. “Meskipun jumlahnya masih sekitar 50 kebudayaan dan nantinya akan diperluas untuk mengidentifikasi kelestarian kebudayaan,” ungkapnya.

Seperti diketahui, karena kurang mendapatkan perhatian. Beberapa kebudayaan Indonesia diklaim oleh Malaysia. Diantaranya.Tari Pendet, Batik, Angklung, Wayang Kulit dan Gamelan serta yang ramai diberitakan, Tari Tor-tor dan Gordang Sambilan.(bhc/biz)


 
Berita Terkait Kebudayaan
 
• Plt Gubernur Sumut Gatot, Ini Merupakan "Jeweran"
 
• Vicky Sianipar: Kebudayaan Indonesia Tidak Dikemas Secara Menarik
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]