Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Islam
Ustadz Felix Siauw Tak Hadir Ceramah, Ratusan Ibu-Ibu Pengajian Masjid At Taqwa Pamulang Kecewa
2018-11-29 13:01:19

Tampak suasana saat acara pengajian di masjid Masjid At Taqwa Pamulang Estate, Kamis (29/11).(Foto: Istimewa)
TANGERANG SELATAN, Berita HUKUM- Sekitar tiga ratus ibu-ibu pengajian di masjid Masjid At Taqwa Pamulang Estate, Tangerang Selatan, Banten kecewa akibat Ustadz Felix Siauw tidak bisa hadir saat jadwal pengajian yang sedianya akan berlangsung Dakwah Islam pada pagi tadi, Kamis (29/11) dengan tema "Pekan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H 'Jalan Menuju Iman'."

Tampak beberapa aparat kepolisian berpakaian seragam menggunakan peci dengan berjaga disekitar masjid saat acara akan dimulai. Salah satu Ibu panitia pada saat akan dimulai pengajian menyampaikan bahwa, "Maaf bu, Ustadz Felix tidak bisa datang, dan digantikan dengan ustad lainnya," ujar Ibu pengurus, Kamis (29/11).

Sementara, kabar yang dihimpun pewarta bahwa, pengurus yayasan masjid At Taqwa semalem di datangi 5 Polisi agar pengurus untuk tidak menghadirkan ustadz Felix.

Sedangkan, dari pantauan media sosial akun instagram.com/felixsiauw dengan followers/ pengikut 2.894.364 akun menulis update statusnya pada Kamis (29/11) sekitar pukul 06.30 Wib, Ustadz mengungkapkan permohonan maaf serta menjelaskan akibat ketidak hadirannya disebabkan karena ia dianggap radikal dan tidak mendukung rezim penguasa saat ini.

"felixsiauw: Salahmu Mendakwahkan Islam

Pagi ini, kajian yang sudah dijadwalkan oleh jamaah sedari tahun lalu di salah satu masjid dibatalkan, ada lebih dari 3 kajian dibatalkan di bulan ini

Jamaah banyak kecewa, hanya tidak bisa berbuat banyak, sebab yang bermain di belakang ialah pihak yang punya kewenangan, alasannya, yaa sama-sama tahu saja

Secara pribadi saya senang, sebab bisa menyalurkan hobi saya tidur-tiduran di rumah. Yang saya tak tega, jamaah yang menanti, yang sudah berharap

Sampai sekarang saya masih berpikir, bagian mana yang dianggap berbahaya dari saya? Tampaknya sekarang arti radikal itu adalah tidak mendukung rezim

Masalahnya, pihak berwajib kok adem saja bila yang ekstrim adalah pendukung rezim? Kalem saja kalau yang buat masalah pengusaha? Cukup aneh

Kita bertanya-tanya, mengapa selalu Islam dan kaum Muslim yang selalu dicurigai dan disalahkan? Difitnah dan dituduh? Dipersekusi dan dikriminalisasi?

Yah, cukup tahu saja. Kepada jamaah yang sudah bersiap dan datang pagi ini, dan di kajian-kajian lalu yang sudah dibatalkan, saya mohon maaf sebesar-besarnya

Ibu-ibu jamaah kajian, harap tenang. Mereka yang tak suka, bisa mencabut satu-dua bunga bermekaran, tapi mereka takkan bisa menahan musim semi

Lagipula hidayah itu bukan dari saya, bukan dari asatidz manapun yang dipersekusi, tapi dari Allah, langsung pada hati kaum Muslim, tak bisa dihalang siapapun

Ikhlas saja karena Allah, doakan mereka yang sebabkan kesulitan dan halangan dalam dakwah, doakan semoga anak-anak mereka, kelak yang membela Islam

Sampai jumpa di Reuni 212, andai tak berjumpa pun, kita masih tersambung dalam doa, dan munajat pada Tuhan yang satu, Allah Azza wa Jalla

#kajian #dakwah #felixsiauw #radikalisromantis #reuni212 #belatauhid," demikian pungkas Ustadz Felix Siauw.(dbs/bh/sya)




 
Berita Terkait Islam
 
• Pemprov Jabar Hentikan Dukungan Pembiayaan 'Etalase Dunia' Masjid Raya Bandung
 
• Sejarah Kuil Rama di Ayodhya Dibangun Setelah Umat Hindu Merobohkan Masjid Berusia 500 Tahun
 
• Forum Umat Islam Bersatu Laporkan Zulkifli Hasan ke Bareskrim Polri
 
• Pembakaran Al Quran di Swedia, Legislator Ingatkan: Ini Bisa Melukai Hati Umat Islam Sedunia
 
• LDII Sebut Muhammadiyah Kakak Tertua
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]