Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Gerakan Anti Narkoba
UPMI dan BNN Akan Gelar Seminar Nasional Anti Narkoba
Wednesday 12 Jun 2013 09:20:37

Rektor UPMI Medan, DRS.H. Ali Mukti Tanjung, SH MM didampingi Ketua Panitia Seminar, Sopian.(Foto: BeritaHUKUM.com/and)
MEDAN, Berita HUKUM - Slogan katakan tidak pada narkoba hanya akan menjadi pajangan dan tontonan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, bila tanpa dibarengi peran aktif masyarakat terutama para pemuda. Peran aktif yang konsisten dan tidak pernah bosan apalagi menyerah untuk terus menyampaikan kepada orang lain tentang bahaya penyalahgunaan narkoba akan lebih baik daripada diam.

Cara penyampaian persuasif untuk mencari solusi persoalan narkoba akan lebih mengena ke tujuan bila dilakukan oleh lembaga-lembaga pendidikan melalui para mahasiswanya yang ikut perduli dengan masa depan bangsa.

Salah satu lembaga pendidikan yang perduli dengan kondisi itu, Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia (UPMI) di Medan bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) akan menggelar Seminar Nasional bertemakan 'Peranan Mahasiswa dalam Mencegah Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba'.

Acara yang akan digelar pada Sabtu (15/6) ini di Hotel Grand Antares Medan, selain gratis juga menghadirkan pembicara yang cukup kompeten untuk mencari solusi penanggulangan peredaran narkoba tersebut.

Rektor UPMI Medan, DRS.H. Ali Mukti Tanjung, SH MM didampingi Ketua Panitia Seminar, Sopian, kepada wartawan menyatakan acara itu digelar karena peredaran narkoba di Sumut akhir-akhir ini sudah sangat memprihatinkan dan membuat para orang tua menjadi was-was, terlebih penyalahgunaan narkoba terjadi karena lingkungan pergaulan.

"Buktiya, bahaya narkoba itu sendiri bukan lagi hal yang menakutkan akan tetapi justru menjadi trendi atau model, kenapa demikian sebab banyak artis yang justru memakai narkoba menjadi terkenal, tentunya keadaanya seperti ini harus menjadi perhatian khusus," ungkap Ali Mukti.

Ia juga berharap hasil dari seminar itu nantinya paling tidak bagi para peserta yang menghadirinya akan lebih mengetahui bahaya atau dampak negatip dari penyalahgunaan narkoba, sehingga melalui mereka akan menyebar luas disampaikan kepada yang lainnya.

Sementara itu, Sopian selaku ketua panitia menjelaskan tujuan dari diadakannya acara itu mudah-mudahan bisa mempengaruhi para pemuda yang tadinya ingin mencoba-coba menggunakan narkoba agar surut langkah dan bagi pemakai bisa meninggalkannya.

Sofian menambahkan, UPMI Medan kedepannya tidak akan pernah bosan melakukan kegiatan seperti itu, mengingat kondisi strategis Sumatera Utara yang bisa menjadi pintu gerbang masuknya berbagai jenis narkoba dari beragam penjuru bumi ini.

Dalam seminar nantinya, direncanakan hadir Direktur Peran Serta Masyarakat BNN Pusat, Brigjen Pol Drs Siswandi, Ketum Pusat Gerakan Nasional Peduli Anti Narkoba dan Tawuran, Brigjen Pol (Purn) Dr.Drs.Parasian Simanungkalit, SH MH, dan Kasubdit II Direktorat Reserse Narkoba Poldasu, AKBP Budiman R Damanik SH, MH. Dalan rangkaian acaranya sekaligus akan dilantiknya Himpunan Mahasiswa Hukum Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia.(bhc/and)


 
Berita Terkait Gerakan Anti Narkoba
 
INSANO Deklarasikan Gerakan Sosialisasi Pasal 104 dan 108 UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika
 
YARA dan Mahasiswa Unsam Langsa Lakukan Kampanye Anti Narkoba
 
Ubahara Citrakan Kampus Bebas Narkoba
 
Muzakir Manaf: Jangan Sampai Generasi Aceh Kedepan akan Menjadi Manyat Hidup
 
Universitas Budi Luhur Jawara Kampus Bersih Narkoba 2013
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
KPK Tangkap 1.880 Pelaku Korupsi Selama 22 Tahun Berdiri
Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Akademikus kritik narasi optimisme pemerintah: Jauh dari realitas, minim empati
Batal jadi ibu kota, CBA desak Kejagung usut proyek IKN yang habiskan anggaran Rp75,8 triliun
Untitled Document

  Berita Utama >
   
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Pidato Presiden Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Aliansi PHPI Sorot Kinerja Polda Metro, Proses Hukum Kasus Pelecehan Seksual 3 Wanita Tak Kunjung Tuntas
Polri Amankan 321 WNA Operator Judi Online Scam Jaringan Internasional di Kawasan Hayam Wuruk
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]