Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Pendidikan
UMS Kini Miliki Program Studi Doktor untuk Pendidikan Agama Islam
2017-07-10 10:36:59

SOLO, Berita HUKUM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi membuka Program Studi Doktor (S3) Pendidikan Agama Islam (PAI). Hal itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Direktorat Jendral Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Nomor 3391 Tahun 2017 tertanggal 19 Juni 2017.

Seperti dikutip dalam halaman website ums.ac.id, Ketua Program Studi Doktor PAI UMS, Musa Asy'arie mengatakan fokus kajian Program Studi Doktor PAI ini pada demokrasi dan multikulturalisme.

"Ini penting karena tantangan Indonesia ke depan problem multikulturalisme," tegasnya.

Sejak 1997 magister PAI UMS sudah melahirkan ratusan alumni dan telah terakreditasi A. "UMS pantas untuk membuka program doktor PAI. Ini juga mengambil pasar yang sudah diciptakan sendiri," kata Musa.

Musa mengatakan, mulai bulan Juli ini sudah menerima mahasiswa baik dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) se Indonesia maupun yang lainnya. Targetnya 20 mahasiswa untuk angkatan pertama, dan September 2017 sudah mulai kuliah.

Direktur Pendidikan Tinggi Islam pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Islam Kementerian Agama, Nizar Ali menyampaikan program doktor PAI ini menjadi sebuah kebutuhan bagi alumni yang pernah kuliah di PTM. Fokus kajian yang dipilih sangat potensial berkembang untuk kebutuhan bangsa.

"Kajian demokrasi dan multikuturalisme pada Program Studi Doktor PAI di UMS ini merupakan satu-satunya dan pertama di Indonesia," pungkas Nizar.(adam/muhammadiyah/bh/sya)


 
Berita Terkait Pendidikan
 
• HNW: Peraturan Menteri Agama Penanganan Kekerasan Seksual Mestinya Adil dan Masukkan Pendekatan Agama
 
• Beri Kuliah Umum Mahasiswa Unair, Firli Bagikan Tips Sukses hingga Jadi Presiden
 
• Tiga Kampus Muhammadiyah Ini Masuk Jajaran 10 Universitas Islam Terbaik Dunia Versi Uni Rank 2021
 
• HNW Minta Kemenag Tindak Tegas Pemotong Bantuan Pesantren
 
• Ratna Juwita Pertanyakan Alokasi Dana Abadi Pesantren Tak Tercantum di APBN 2022
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]