Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Import Daging
Tri Kurnia Kembalikan Uang Rp 400 Juta ke KPK
Monday 20 May 2013 18:27:46

Juru Bicara KPK, Johan Budi SP.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi Pemberantasan Korupsi hari ini, kembali meyita uang dari Artis Dangdut Tri Kurnia, yang di duga kuat dari hasil Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dari tersangka Ahmad Fathanah.

Tri Kurnia pagi hari tadi sekitar pukul 10:30 Wib mendatangi gedung KPK, dan hal ini di benarkan oleh Juru Bicara KPK Johan Budi.

"Benar menurut penyidik KPK, Tri Kurnia mengembalikan uang kepada penyidik, sebesar Rp 400 juta," ujar Johan.

Di tambahkan Johan sebelumnya Tri Kurnia juga telah di periksa sebagai saksi, dan dalam pemeriksaan awal itu Tri Kurnia berjanji akan mengembalikan pemberian tersangka (AF).

KPK memperoleh data tentang adanya aliran dana kepada Tri Kurnia, "namun uang yang bersangkutan itu bukan di rampas, di sita sementara untuk penyidikan, bila di putusan hakim, dan di perintah untuk dikembalikan maka barang itu akan di kembalikan," ujar Johan Budi Kembali.

Sampai saat ini, KPK belum mendapat data-data tentang adanya aliran dana hasil tindak kejahatan korupsi (AF) ke Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Seperti yang sudah di beritakan sebelumnya, menurut data dan laporan PPATK, dana dari tersangka suap Kuota Import daging sapi (AF), mengalir ke 20 wanita, dan sebagian wanita ini sudah mengembalikan berupa uang, perhiasan, mobil, seperti artis Vitalia Sesha, Ayu Azhari, Tri Kurnia, Maharani Suciono, Dewi Kirana.(bhc/put)


 
Berita Terkait Kasus Import Daging
 
• MA Tambah Hukuman Luthfi Hasan Ishaaq Jadi 18 Tahun
 
• Suap Import Daging, Maria Elizabeth Divonis 2 Tahun 3 Bulan Penjara
 
• Suap LHI, Maria Elizabeth Liman Dituntut 4,5 Tahun Bui
 
• Kasus Suap Impor Daging, KPK Tahan Maria Elisabeth Liman
 
• Luthfi Hasan Ishaaq Divonis 16 Tahun Penjara
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]