Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Cyber Crime    
 
Kejahatan Cyber
Trend Micro Bantu Interpol Perangi Kejahatan Cyber
Wednesday 03 Jul 2013 10:10:08

Proses kerjasama Trend Micro dengan Interpol.(Foto: Ist)
PERANCIS, Berita HUKUM - Kejahatan Cyber bukan sesuatu yang biasa lagi. Interpol dan Trend Micro baru saja mengumumkan soal kerjasama mereka memerangi kejahatan di dunia maya.

Kerjasama tersebut dilakukan di markas pusat Interpol di Perancis antara sekertaris Jendral Ronald K. Noble dengan CEO trend Micro, Eva Chen. Dalam perbincangan tersebut keduanya sepakat untuk membuat program dan pelatihan penegakan hukum di ranah cyber.

Kerjasama itu termasuk pelatihan keahlian dan praktik terbaik, mencakup modul e-learning, berbasis, lokakarya dan sertifikasi.

Trend Micro juga akan membantu mendukung pengembangan lansiran cyber INTERPOL dengan menyediakan analisis cyber di Interpol Global Complex for Innovation (IGCI) di Singapura pada tahun 2014. yakni cyber-spesific yang dibuat oleh IGCI untuk berbagi informasi mengenai cybercrime. Bukan hanya untuk aparat penegak hukum, tetapi juga masyarakat umum.

"Investigasi kejahatan dunia maya sangat berbeda dengan kejahatan tradisional, membutuhkan keahlian teknis tingkat tinggi dan skala besar penyelidikan lintas yurisdiksi," kata Sekretaris Jenderal Interpol Ronald K. Noble.

"Sangat penting bahwa penegakan hukum berkolaborasi di seluruh sektor dengan pakar keamanan Internet seperti Trend Micro sehingga dapat mengembangkan keahlian teknis, sarana dan prasarana yang diperlukan untuk secara efektif memerangi cybercrime dan meningkatkan keamanan digital," tambah Noble, dalam keterangannya, Selasa (2/7).

Melalui kerjasama ini, seperti dikutip detikcom, sedikitnya akan ada 190 anggota Interpol yang akan mendapat pendidikan khusus dari Trend Micro untuk memahami seluk beluk dunia cyber.(dbs/dtk/bhc/opn)


 
Berita Terkait Kejahatan Cyber
 
Online Banking Sasaran Terbesar Kejahatan Cyber
 
Kaspersky Lab Makin Agresif Perangi Kejahatan Cyber
 
Trend Micro Bantu Interpol Perangi Kejahatan Cyber
 
Facebook Bantu FBI Tangkap Pelaku Kejahatan Cyber
 
Kejahatan Cyber Terbuka Lebar di Internet UKM
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]