Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Telekomunikasi
Trafik Liburan Natal, Telkomsel, XL dan Indosat Naik, Telkom Turun
Thursday 27 Dec 2012 18:47:02

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Gatot S. Dewa Broto (Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyampaikan, berdasarkan hasil pemantauan pada data trafik telekomunikasi selama libur Natal pada 22-25 Desember lalu, terjadi kenaikan trafik komunikasi pada hampir semua operator telekomunikasi, terkecuali pada PT. Telkom yang mengalami penurunan.

“Khusus untuk menjelang Tahun Baru 2013 ini seluruh penyelenggara telekomunikasi terus tetap melakukan kesiap siagaannya dengan tujuan untuk tetap menjaga kualitas layanan telekomunikasi, karena pada saat terjadinya pergantian tahun tersebut diperkirakan yang lebih banyak digunakan adalah layanan komunikasi data dengan kebutuhan bandwidth yang cukup signifikan,” kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo, Gatot S. Dewa Broto, dalam siaran pers Rabu (26/12).

Mengutip data secara random (yang diambil dari PT Telkomsel, PT Indosat, PT Telkom dan PT XL Axiata), rincian data berikut konsentrasi peningkatan trafik komunikasi pengguna Telkomsel adalah sebagai berikut: a. Peningkatan trafik voice tertinggi terjadi di wilayah Jawa Barat, dengan lonjakan trafik hingga 5% dari hari normal; b. Peningkatan trafik SMS tertinggi terjadi di wilayah Jawa Timur (lonjakan trafik hingga 52.63% dari hari normal); dan c. Peningkatan trafik data tertinggi terjadi di wilayah Jawa Tengah, (lonjakan trafik hingga 47% dari hari normal).

Adapun data dari PT XL Axiata adalah sebagai berikut: a . Selama jelang Natal dan Natal tahun 2012 untuk trafik layanan suara relatif stabil dan mengalami peningkatan, sementara l ayanan data justru mengalami peningkatan yang paling signifikan mencapai sekitar 11,8%.

Adapun trafik layanan SMS relatif tidak mengalami peningkatan, yang bisa diartikan bahwa pelanggan mulai banyak beralih memanfaatkan layanan data / social media seperti facebook, twitter dan media sos ial lainnya dalam berkomunikasi atau menyampaikan pesan Natal.

“Konsentrasi peningkatan trafi k terjadi secara merata di berbagai wilayah dan kota diantaranya di Kota Bogor, Jayapura, Kendari, Tebing Tinggi Deli, Jakarta dan lain sebagainya,” jelas Gatot.

Khusus untuk data dari PT Indosat adalah sebagai berikut. a. Untuk layanan suara mengalami kenaikan sebesar 4 , 21% dibandingkan kondisi normal harian di tahun 2012, dan juga naik sebesar 21,18% dibandingkan H-1 sebelum Natal tahun 2011; b. Untuk pengiriman SMS mengalami kenaikan sebesar 9,28% dibandingkan kondisi harian dan juga naik sebesar 10,46% dibanding H-1 Natal tahun yang lalu; c. Konsentrasi kenaikan trafik layanan telekomunikasi adalah yang ke arah Kalimantan (31 , 63%), Sumatera Selatan (25 , 50%), dan Jawa Timur (2 , 86%) dan kenaikan trafik SMS yang paling signifikan adalah di daerah Sumatera Selatan (35 , 72%), Kalimantan (23 , 15%), dan Jawa Timur (11 , 51%) .

Sementara data dari PT Telkom menunjukkan kenaikan trafik (trafik suara secara nasional mengalami penurunan dari 18,7 juta call menjadi 17,3 juta call per hari atau 8% , trafik SMS mengalami penurunan dari 20,3 juta SMS menjadi 19 juta SMS per hari atau 6% , dan trafik data mengalami kenaikan dari 28,8 terabyte menjadi 31,8 terabyte per hari atau 11%.

“Konsentrasi wilayah kenaikan rafik (kenaikan trafik suara terjadi di beberapa kota, yaitu di Jawa Barat seperti Cianjur, Tasikmalaya dan Sukabumi, kemudian Jawa Tengah seperti Solo, Tegal, Magelang, dan Jawa Timur seperti Pasuruan, Banyuwangi, dan Situbondo.

Sedang kenaikan trafik SMS terjadi di Jawa Barat seperti Cianjur, Sukabumi, kemudian Jawa Tengah seperti Magelang, Tegal, dan Kudus, serta Jawa Timur seperti Banyuwangi, Bojonegoro dan Nganjuk, lalu juga di Denpasar dan Ambon ; berikut kenaikan trafik data terjadi di kota-kota Banda Aceh, Medan, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Denpasar,” sebut Gatot.

Kementerian Kominfo mengingatkan para penyelenggara telekomunikasi untuk tetap menjaga kualitas layanan telekomunikasi pada saat Pergantian Tahun Baru Tahun 2012 ke 2013.(hkk/wid/es/skb/bhc/rby)


 
Berita Terkait Telekomunikasi
 
Ingin Beli Smartphone 5G? Ini Perbedaan Jaringan 4G dan 5G
 
Kesenjangan Digital Masih Tinggi, Wakil Ketua MPR: Perlunya Kolaborasi dan Akselerasi Kinerja Digital
 
Kemenkominfo Imbau Masyarakat Beli STB Seperti Ini, Biar Aman
 
Nonton Siaran TV Digital Tanpa Set Top Box, Ternyata Ini Caranya
 
Ngebreak Pakai Radio Amatir Ayahnya, Gadis 8 Tahun Berhasil Jalin Kontak dengan Astronot NASA di ISS
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]