Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
Capres 2019
Tomy Soeharto Figur Kuat Capres 2019 Diusung Parsindo
Monday 16 Mar 2015 17:16:28

Tomy Soeharto dan HM. Jusuf Rizal.(Foto: Istimewa)
MAKASAR, Berita HUKUM - Tomy Soeharto dinilai menjadi figur kuat Calon Presiden (Capres) 2019 yang dapat membawa perubahan bagi bangsa Indonesia. PARSINDO (Partai Swara Rakyat Indonesia) pun mengusung Putra almarhum mantan Presiden RI ke-2, HM.Soeharto sebagai Capres 2019.

Berbagai pertimbangan dan analisa dilakukan oleh PARSINDO untuk mengusung Tomy Soeharto maju menjadi Capres 2019, salah satunya adalah bahwa masyarakat banyak yang kecewa terhadap hasil Pilpres 2014, serta masih belum memuaskannya kinerja Kabinet Kerja Jokowi-JK dalam memenuhi janji politiknya untuk mensejahterakan rakyat.

Menurut Ketua Presidium DPP PARSINDO, HM. Jusuf Rizal didampingi Gubernur LIRA (Lumbung Informasi Rakyat), Sulsel, Ryan Latief, PARSINDO dibentuk oleh berbagai elemen masyarakat yang peduli terhadap nasib bangsa yang kian carut marut. Nasib rakyat yang dikepung kesulitan dengan beban yang makin berat. Harga2 yang terus melambung serta berbagai kebijakan yang lahir bukan pro rakyat.

Pembentukan PARSINDO menggunakan pola kerakyatan dan swadaya masyarakat. Dari rakyat untuk rakyat. Dimulai dari akar rumput mulai dari Dewan Pimpinan Ranting (DPRT), Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) hingga Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Pola ini berbeda dengan pola lazimnya pembentukan partai poltik.

Respon dan dukungan terhadap PARSINDO cukup besar untuk mengusung Tomy Soeharto sebagai Capres 2019. Tidak hanya karena masyarakat menilai dibawah kepemimpinan Alm. HM. Soeharto dirasa kehidupan masyarakat lebih baik, tapi juga karena Tomy Soeharto dinilai sosok yang cukup matang serta punya nasionalisme yang tinggi, tegas HM. Jusuf Rizal yang juga menjabat sebagai Presiden LIRA, serta Ketum Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (SPTI).(rls/bhc/yun)


 
Berita Terkait Capres 2019
 
Tomy Soeharto Figur Kuat Capres 2019 Diusung Parsindo
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]