Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Cyber Crime    
 
Pembobolan ATM
Tim Siber Bareskrim Polri Menangkap 3 Pelaku Pembobol Kartu ATM Mencapai Rp 2,5 Miliar
2018-12-14 16:52:02

Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Pol Dani Kustoni saat acara jumpa pers, Jumat (14/12).(Foto: BH /as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Subdit I Direktorat Tindak Pidana Siber menangkap tiga pelaku HS (34) alias KS, BS (42) dan MFN (34) di daerah Yogyakarta dan Sumatera Utara. Mereka ditangkap kasus membobol kartu ATM mencapai Rp 2,5 miliar.

Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Pol Dani Kustoni mengatakan para pelaku membeli kartu atm yang sudah tidak aktif, lalu mereka mengganti cip yang ada dalan atm, hingga ATM aktif atau hidup kembali.

"ATM yang sudah aktif digunakan para tersangka untuk membeli emas dan elektronik. Dari hasil kejahatan selama hampir 1 tahun, mereka telah memperoleh sebesar Rp 2,5 miliar," ujar Dani di Bareskrim Polri, Cideng, Jakarta Pusat, Jumat (14/12).

Menurut Dani, para tersangka telah membobol di 50 merchant di pulau Sumatera dan Jawa. Sumatera dari Aceh, Medan, Padang, Pekan Baru, Palembang dan Lampung. Jawa dari Jakarta, Bandung, Semarang, Malang, Blitar dan Surabaya.

"Para tersangka menggunakan hasil dari kejahatan untuk membeli perhiasan emas dan berlian, elektronik, mobil dan membayar hutang serta kebutuhan sehari-hari," papar Dani.

Satu tersangka pernah bekerja sebagai outsourcing salah satu bank. Kartu kredit yang mereka bobol bank BRI visa touch. Dalam aksinya, mereka menggunakan atm no limit. Tersangka sekali transaksi mencapai Rp 30 sampai Rp 40 juta.

Tersangka dikenakan pasal 378 KUHP dan atau pasal 40 jo pasal 33 dan atau pasal 36 UU RI No.19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI No.11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik.(bh/as)


 
Berita Terkait Pembobolan ATM
 
Pembobolan ATM Marak Terjadi, Anggota DPR Imbau Masyarakat Lebih Waspada
 
Komplotan Penggasak Duit di ATM Ditangkap, Polisi: Pelaku Belajar dari Medsos
 
Komplotan Pengganjal ATM Diringkus Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya
 
Pembobol ATM Rp 1 Miliar Ditangkap, Polisi: Dari 4 Tersangka 2 Residivis
 
Tim Siber Bareskrim Polri Menangkap 3 Pelaku Pembobol Kartu ATM Mencapai Rp 2,5 Miliar
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]