Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus BLBU
Tim Penyidik Kejagung Periksa 4 Saksi Kasus Proyek BLBU 209 Milyar
Friday 24 Jan 2014 14:07:10

Ilustrasi. Tapak padi di sawah.(Foto: BH/coy)
JAKARTA, Berita HUKUM - Pada Perkembangan penyidikan Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam proyek Pengadaan Bantuan Langsung Benih Unggul (BLBU) Paket I Tahun 2012 di Dirjen Tanaman Pangan di Kementan, dengan nilai kontrak Rp.209.800.050.000,- yang diduga tidak sesuai verietasnya, kurang volume dalam realisasinya serta beberapa pelaksanaan yang fiktif pada, Kamis, (23/1) kemarin.

Tim penyidik telah mengagendakan pemeriksaan 4 (empat) orang Saksi yaitu, Ir. Sigit Setiawan sebagai Kasubdit Produksi Benih Serealis pada Ditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI. Esa Dewi Takarina sebagai Sekretaris Tim Verifikasi Pencairan pada Ditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, dan Feroza Sulvia menjabat Kasi Kelembagaan Pengawasan pada Ditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, serta Bambang Budhianto – Direktur Perbenihan Ditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI.

Pada Hari Kamis sekitar pukul 09.30 wib, Ke 4 Saksi hadir memenuhi panggilan penyidik dan pemeriksaan, pada pokoknya terkait kedudukan Saksi-Saksi yang bertugas dalam kesatuan Tim yang melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan penyaluran Bantuan Langsung Benih Unggul (BLBU) Paket I Tahun 2012 yang dilaksanakan oleh PT. Hidayat Nur Wahana, termasuk mengenai hasil laporan yang dibuat dalam melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut (Saksi Feroza Sulvia dan Saksi Ir. Sigit Setiawan), selain kegiatan monitoring dan evaluasi serta laporan hasil pelaksanaannya juga yang mengetahui bagaimana kerangka Acuan Kerja bagi pelaksanaan penyaluran Bantuan Langsung Benih Unggul (BLBU) Paket I Tahun 2012 mengingat Saksi selain Ketua Tim Monitoring dan Evaluasi juga selaku Ketua Tim Teknis (Saksi Bambang Budhianto), dan terkait dengan pelaksanaan verifikasi setiap dokumen-dokumen hasil pelaksanaan kegiatan pengadaan dan penyaluran Bantuan Langsung Benih Unggul (BLBU) Paket I Tahun 2012 agar dana kegiatan dapat dicairkan kepada pelaksananya yaitu PT. Hidayat Nur Wahana (Saksi Esa Dewi Takarina), Demikian Siaran Pers Kapuspenkum Setia Untung Arimuladi, SH. M.Hum di Jakarta, Kamis (23/1).(kjs/sua/bhc/sya)


 
Berita Terkait Kasus BLBU
 
Perkembangan Kasus BLBU Rp 209 Milyar yang di Garap Kejaksaan
 
Tim Penyidik Kejagung Periksa 4 Saksi Kasus Proyek BLBU 209 Milyar
 
Negara Rugi Rp112 Miliar, Untung: Pelimpahan Sudah Dilakukan Hari Ini
 
3 Orang Pengawas Tanaman Diperiksa Penyidik Kejagung
 
Kasus BLBU, Dirjen Kementan Kembali Dipanggil Penyidik Kejagung
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]