Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
BLSM
Tim Kemensos Awasi Penyaluran BLSM Aceh
Friday 26 Jul 2013 18:50:53

Rombongan Tim Kementrian Sosial RI (tiga kiri) pada saat mengunjungi Kantor POS Idi, di Kabupaten Aceh Timur.(Foto: BeritaHUKUM.com/kar)
ACEH, Berita HUKUM - Akibat tidak tepat sasaran, Bupati Aceh Timur Hasballah (Rocky), menghentikan pembagian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) di kabupaten tersebut, hal tersebut mendapatkan reaksi dari Kementerian Sosial pusat.

"Kita dari Mensos di Jakarta diperintahkan turun ke daerah untuk mencari masukan, baik dengan Pemda, Kantor POS & Giro disetiap daerah terkait pencairan BLSM, bantuan tersebut harus segera dicairkan tepat sasaran," ujar Eni, salah seorang staf Direktorat Bencana Sosial Kemensos RI disela-sela Kunjungan Kerja di Kantor POS Idi Rayeuk, Jum'at (26/7) siang.

"Eni menambahkan kekeliruan data pada Badan Pusat Statistik (BPS) mengakibatkan, terjadinya BLSM tidak tepat sasaran, bahkan temuan terakhir di Maluku dan Aceh terdapat orang yang sudah meninggal dunia juga mendapatkan jatah BLSM, akibat dari data BPS tidak update.

"Seharusnya data BPS yang diambil, data tahun 2011 bukan tahun sebelumnya, dengan kita turun ke daerah maka masukan dan berbagai kendala bisa disampaikan ke pimpinan untuk diambil kebijakan dan keputusan," lanjut Eni.

"amatan awak media di Kantor POS Idi, yang membawahi 5 kecamatan Idi Timur, Banda Alam, Idi Tunong dan Idi Rayeuk serta Peudawa, pencairan BLSM sudah mencapai 70 persen, Sementara hasil monitoring di Maluku baru di angka 50 persen proses pencairannya," ujar Eni lagi.

“Kita tidak menyalahkan siapapun, ini kerja tim antar kementerian, "tambah Eni, Kemensos tidak akan menambah kuota untuk daerah, kecuali hanya sebatas pemutakhiran data," pungkas Eni).

"Sebelum menuju Kantor POS Idi, tim Kemensos RI menggelar pertemuan dengan jajaran Pemkab Aceh Timur terkait surat penghentian sementara penyaluran BLSM yang dikirim Bupati terhadap kementrian Sosial.

"Dalam pertemuan tersebut dari Pemkab Aceh Timur diwakili Kepala Bappeda Ir. Husni Thamrin, Kadis Sosial M. Yasin dan Kabag Humas Setdakab T. Amran SE, dan selanjutnya tim akan meninjau kantor pos langsa.(bhc/kar)


 
Berita Terkait BLSM
 
• Oknum Gechik Terindikasi Paya Bujok Blang Pase Gelapkan Uang BLT Warga Miskin
 
• Tim Kemensos Awasi Penyaluran BLSM Aceh
 
• Ada Masyarakat yang Belum Terima BLSM, Kemensos : Bukan Masalah
 
• Hanya di Indonesia BLSM/BLT Dapat Cacian
 
• Kalangan Menengah Atas Tolak Kebijakan BLSM
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]