Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
OTT KPK Kajari Praya Lombok Tengah
Tim KPK Melakukan OTT Seorang yang Diduga Jaksa SS di NTB
Sunday 15 Dec 2013 12:16:11

Ilustrasi. Juru Bicara KPK, Johan Budi SP dalam press conference di gedung KPK.(Foto: BH/bar)
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Minggu malam melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap aparatur penegak hukum yang diduga adalah seorang Jaksa. Johan Budi dalam pesan singkatnya menyatakan bahwa, KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap penyelenggara negara.

"Ada OTT. Rencananya, pagi ini dibawa ke kantor KPK. Informasi lebih lanjut akan disampaikan," ujar Johan Budi, Minggu (15/12) pagi.

Beredar informasi dari internal KPK bahwa, seorang Jaksa yang ditangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut diduga kuat adalah seorang kepala kejaksaan yang terlibat dalam kasus suap sengketa tanah, yang sedang ditanganinya di Praya, Lombok Tengah.

Dan Jaksa tersebut adalah dengan berinisial SS, Jaksa ini juga diduga kuat telah menerima suap dalam bentuk mata uang dolar Amerika Serikat (USD) dan rupiah (Rp) yang menyalah gunakan jabatanya.

Sampai berita ini diturunkan, pihak KPK belum juga memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan penangkapan tersebut, terlihat puluhan wartawan sudah mulai berdatangan ke gedung KPK di Jl. HR Rasuna Said, Jakarta.(bhc/dar)


 
Berita Terkait OTT KPK Kajari Praya Lombok Tengah
 
• Oknum Kejari Praya, Subari, SH.MH Diberhentikan Sementara
 
• KPK Geledah Rumah Lusita Tersangka Suap Jaksa Subari
 
• Operasi Tangkap Tangan Oknum Jaksa, Hasil Kerjasama Kejaksaan dan KPK
 
• 'Jaksa Agung Stop Gaji Kajari Praya NTB, Subri Terancam di Pecat'
 
• Kepala Kejari Praya dan Seorang Wanita LAR di Tangkap Tim KPK
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]