Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Mudik
Tiket Mudik Sumatra Naik 100 Persen di Terminal Kalideres
Tuesday 14 Aug 2012 20:30:17

Ilustrasi (Foto: BeritaHUKUM.com/coy)
JAKARTA, Berita HUKUM - Tiket mudik tujuan Sumatra mengalami kenaikan 100 persen di terminal Kalideres, Jakarta Barat siang tadi. Kenaikan tarif mudik Sumatra menjelang lebaran tersebut mengacu Kepada surat keputusan gubernur DKI Jakarta tahun 2009.

Ratusan pemudik tujuan Sumatra memenuhi loket terminal Kalideres,
Jakarta Barat. Diterminal ini, selalu menjadi prioritas warga Jakarta dan Tangerang
yang hendak pulang kampung ke daerah Lampung, Palembang, Medan dan
Aceh.

Sejumlah penumpang yang hendak mudik mengaku pulang hari ini karena
anaknya libur sekolah.

Menurut Ika, tiket bis tujuan Riau mengalami kenaikan 100 persen:
yakni 360 ribu rupiah, kata Ika seorang pemudik.

Namun, dirinya telah membeli tiket sebelum puasa Ramadhan dengan
tarif normal 180 ribu rupiah, tambahnya.

Sementara menurut kepala Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Hengki
Sitorus: “kenaikan tarif mudik sumatra menjelang lebaran mengacu
kepada surat keputusan Gubernur DKI Jakarta tahun 2009, ujar Hengki, kepala Terminal Kalideres.

Kendati demikian, pihaknya akan menindak tegas perusahaan otobus, P-O yang sengaja menaikkan harga diluar ketentuan yang berlaku.(bhc/jlc)


 
Berita Terkait Mudik
 
• Mudik Lebaran 2024, Korlantas: 429 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan
 
• Gelar Rakor Lintas K/L, Polri Pastikan Mudik-Balik Lebaran 2024 Berjalan Aman dan Nyaman
 
• Kemenhub Diingatkan Agar Mudik Lebaran 2023 Harus Lebih Lancar dan Terkendali
 
• Buka Rakernis Korlantas, Kapolri: Wujudkan Mudik 2023 Aman hingga Tingkatkan Pelayanan Publik
 
• Kapolri Lepas 11.300 Peserta Mudik Gratis Polri 2022 Tujuan Jawa Barat, Jawa Tengah-DIY dan Jawa Timur
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]