Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Banjir
Tiga Kecamatan Aceh Utara Terendam Banjir
Monday 16 Dec 2013 23:11:23

Rumah warga yang terendam banjir.(Foto: BH/sul)
ACEH, Berita HUKUM - Ratusan rumah masyarakat di tiga kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, sejak, Senin (16/12) sekira pukul 05:00 WIB dini hari tadi terendam banjir hingga setinggi satu meter.

Adapun tiga kecamatan yang terendam banjir yakni, Kecamatan Matangkuli, Pirak Timur, dan Lhoksukon. Dan saat ini masyarakat sudah dievakuasi ke tempat yang aman.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara, Ir Junaidi, menyebutkan bahwa musibah banjir itu terjadi akibat curah hujan yang terus mengguyur di kabupaten itu selama beberapa hari terakhir ini.

"Beberapa hari ini curah hujan tinggi, sehingga menyebabkan banjir," terangnya.

Adapun gampong yang terendam banjir di kecamatan Pirak Timur sebanyak 18 gampong, Matangkuli sebanyak 12 gampong, sementara untuk Lhoksukon sekitar 11 gampong.

Dia mengatakan, pihaknya sudah memberikan bantuan kepada masyarakat korban di Pirak Timur berupa beras sebanyak 30 sak, sarung 300, tikar 100 lembar, dan untuk Matangkuli sebanyak 10 sak, sarung 100 lembar, tikar 50 lembar.

"Sementara untuk kecamatan Lhoksukon tidak diberi bantuan, sebab pihak Muspika setempat tidak koordinasi dengan pihak BPBD," ujarnya.

Amatan BeritaHUKUM.com, aktifitas belajar mengajar di tiga kecamatan itu juga diliburkan. Dan saat ini, debit air sudah mulai berkurang.(bhc/sul)


 
Berita Terkait Banjir
 
Ini Jurus Aman Mobil Manual dan Matik Bisa Terjang Banjir
 
Anggota DPR Soroti Bencana Banjir di Kaltim
 
Kalimantan Banjir Besar, Andi Akmal : Regulasinya Kurang Dukung Penjagaan Lingkungan
 
Tinjau Penanganan Banjir, Khoirudin Apresiasi Kinerja Gubernur Anies dan Kader-Kader PKS
 
Data BPBD: Jumlah RW Tergenang Banjir DKI Lebih Rendah Dibanding Tahun 2015
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]