Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Begal
Tiga Genk Begal Ranmor Asal Lampung Tewas di Dor Polisi
Tuesday 25 Mar 2014 15:32:08

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Tatan Dirsan A (FOTO: Berita HUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Jajaran Polres Metro Jakarta Pusat, menangkap pelaku Curanmor Genk begal asal Lampung Tengah, pada saat menggelar operasi cipta kondisi di JL Letjend Suprapto, dimana Kapolsek Metro Cempaka Putih, Kompol Taufik dibantu Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Tatan Dirsan Atmaja dan 28 personilnya berhasil mengagalkan dan menembak mati para palaku curanmor dengan menyita 2 jenis senjata api rakitan Revolver berikut sisa 2 amunisi.

Adapun kronologi penangkapan, pada saat pelaksanaan razia lebih kurang pukul 02.50 WIB melintas sepeda motor bodong, yang dikenderai oleh tiga orang pelaku dengan gerak gerik yang mencurigakan.

Dijelasknya lebih lanjut, anggota langsung melakukan pengejaran dan melepaskan tembakan balasan agar ke tiga pengendara tersebut menyerahkan diri, namun pelaku malah sebaliknya melepaskan tembakan ke arah petugas sebanyak 7 kali.

"Pengendara sepeda motor tersebut melihat ada razia polisi mencoba untuk berbalik arah kejalur cepat, namun dapat di hadang oleh petugas, pelaku bukannya berhenti, malahan melakukan perlawanan dengan mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan kearah petugas kami, serta mencoba berlari kearah tanah kosong milik warga," ujar AKBP Tatan Dirsan Atmaja Sik, saat dihubungi Selasa (25/3).

Sekitar 10 menit terjadi aski kontak tembak dengan anggota reskrim, setelah tidak ada balasan dari arah pelaku, petugas langsung melakukan penyisiran dan di ketahui ketiga pelaku tersebut menderita luka tembak dan akhirnya tewas saat bawa ke RS Polri Kramat Jati.

Dari hasil penangkapan ini, polisi berhasil menyita 2 pucuk senjata api rakitan jenis revoler, sembilan peluru, sisa 2 peluru yang belum ditembakkan, 1 unit honda Merk Beat No. Pol B 3758 BID, satu set kunci leter T, satu sat kunci Magnit dan sebotol semprotan bahan kimia.

"Dua pelaku asal, lampung, sementara satu pelaku (MI), kelahiran Lampung namun beralamat di simpangan Cikarang Utara Bekasi, sedangkan (BD), (27) warga Lampung Tengah, dan (JN), (23) warga yang sama Pubian Lampung Tengah," tutup AKBP Tatan Dirsan Atmaja mantan Kapolsek Metro Gambir.(bhc/put)


 
Berita Terkait Begal
 
Mahasiswa UINSU di Begal HP, Pelaku Mengaku Perwira Polisi Sunggal
 
Polsek Cibinong Berhasil Gagalkan Aksi Pembegalan
 
2 Pelaku Genk Motor Begal Pengunjung Warkop Jatikramat Bekasi Ditembus Timah Panas, 5 DPO
 
Polisi: Dari CCTV, Terduga Pelaku Pembegalan Anggota Marinir Ada 4 Orang
 
Polisi Tangkap Komplotan Begal Truk Gula, 3 Pelaku Didoor
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]