Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Presiden SBY
Tiba di India, Presiden Besok Akan Buka Simposium Perhimpunan Pelajar Indonesia
Wednesday 19 Dec 2012 23:38:25

Presiden SBY saat tiba di Bandara Militer Palam, India.(Foto: Ist)
INDIA, Berita HUKUM - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tiba di New Delhi, India, Rabu (19/12) sore. Begitu pesawat khusus kepresiden A330-300 milik Garuda Indonesia mendarat di Bandara Militer Palam tepat pukul 16:L20 waktu New Delhi atau 17:50 WIB, Presiden SBY langsung sambut Duta Besar Indonesia untuk Indonesia Rizal Wilmar Indrakesuma, dan dibawah tangga menunggu Menteri Luar Negeri India Srimari Preneet Kaur dan Duta Besar India untuk Indonesia Shri Gurjit Singh.

Dari bandara, Presiden SBY langsung menuju Hotel Taj Palace, tempat menginap selama kunjungan kerja di India. Dijadwalkan nanti malam Presiden SBY melakukan pertemuan bilateral dengan PM India Manmohan Singh.

Sebelum mengikuti KTT ke-20 ASEAN-India, pada Kamis (20/12) pagi, Presiden dijadwalkan akan membuka Simposium Perhimpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPI) Sedunia di Kantor KBRI India, kawasan Chanakya Puri, New Delhi. Para peserta symposium yang sebagian besar adalah mahasiswa dan pelajar Indonesia di sejumlah negara sudah mulau berdatangan di New Delhi, sejak Selasa (18/12) kemarin. Sebagian di antara mereka menginap di Wisma KBRI.

Pada Kamis (20/12) sore hingga petang waktu setempat, Presiden SBY akan mengikuti sesi foto bersama dengan para Kepala Negara/Pemerintahan ASEAN, dan selanjutnya mengikuti plenary session ASEAN-India Commerative Summit 2012 di Taj Palace Conference Hall, New Delhi.

Malam harinya, Presiden SBY akan mengikuti jamuan santap malam oleh Presiden India Shri Pranab Mukherjee yang juga diisi dengan acra pertunjungan kebudayaan di Istana Kepresidenan.

Cuaca New Delhi pada Desember ini cukup sejuk dengan temperatur di siang hari sekitar 21 derajat Celcius dan di malam hari sekitar 8 derajat Celcius. Perbedaan waktu New Delhi dengan Jakarta adalah satu setengah jam lebih lambat.

Presiden SBY dijadwalkan berada di India selama 3 hari dua malam. Turut serta dalam kunjungan kerja kali ini Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menlu Marty Natalegawa, Seskab Dipo Alam, Menperin MS Hidayat, serta Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo. Sebelumnyam Menteri Perdagangan Gita Wirjawan telah tiba lebih dahulu di New Delhi.(hs/es/sm/hp/skb/bhc/opn)


 
Berita Terkait Presiden SBY
 
Presiden SBY Serahkan Dokumen 10 Tahun Pemerintahan ke Arsip Nasional
 
Bertemu 20 Netizen, Ibu Ani: Ini Sore Yang Menyenangkan
 
Presiden SBY Terima Pimpinan DPR, DPD, dan MPR-RI
 
Minggu Terakhir, Presiden SBY ‘Beberes’ Kantor
 
'Bapak Presiden dan Ibu Ani, Kami Selalu Merindukanmu…'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
RUU PPRT Jadi Usulan Inisiatif DPR, PRT Ungkap Ini
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
RUU PPRT Jadi Usulan Inisiatif DPR, PRT Ungkap Ini
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]