Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Fashion
The Executive di IFW 2016 Berkolaborasi 2 Designer Busana Muslim
2016-03-12 23:24:54

Koleksi terbaru busana muslim dari The Executive yang berkolaborasi dengan dua designer Hannie Hananto dan Restu Anggraini di ajang IFW 2016, JCC, Jumat (11/3).(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - The Executive kembali berpartisipasi dalam Indonesia Fashion Week (IFW) 2016 yang digelar di Jakarta Convention Center. Sebagai negara berpenduduk muslim terbanyak tak jarang hal ini yang membuat para perancang busana atau merk fashion untuk ikut andil dalam merancang busana muslim. Seperti yang dilakukan The Executive sebagai salah satu label busana asal Indonesia yang berpartisipasi dalam gelaran Indonesia Fashion Week (IFW) 2016 untuk ketiga kalinya.

The Executive berkolaborasi dengan 2 designer busana muslim Indonesia, yaitu Restu Anggraini dan Hannie Hananto.

Kolaborasi mereka ditujukan untuk 'Koleksi Kolaborasi Lebaran 2016' yang akan tersedia di 17 store The Executive tertentu saat Ramadan 2016 mendatang.

Hannie Hananto sendiri mengusung temaNouveau Monochrome dengan desain baju yang sedikit sporty dan memiliki ciri khas sederhana. Koleksinya ini didominasi oleh warna gelap tetapi tetap terlihat modern.

Hannie Hananto mengatakan, desain saya lebih minimalis, arsitektural dan cenderung diperuntukan bagi para muslimah urban. Memang setiap desain saya selalu berubah, namun tetap minimalis dan menggunakan warna monokromatik, serta lebih sporty.

"Para muslimah sekarang ini lebih peduli akan kesehatan, maka dari itu saya ingin membuat busana yang bisa digunakan oleh para muslimah yang senang berolahraga dan lebih bergaya sporty," kata Hannie saat konferensi pers The Executive, di Indonesia Fashion Week, Jakarta, Jumat (11/3).

Ciri khas koleksi saya tegas, sederhana dan didominasi oleh warna gelap tetapi tetap terlihat modern yang merupakan salah satu tren musim semi atau panas 2016, ujar Hannie.

Sementara Restu Anggraini mengeluarkan koleksiedgy dengan tema 'Workwear Refresh' yang mengadaptasi warna-warna natural perpaduan gaya preppy namun tetap modis dan elegant, serta dengan konsep desain yang menampilkan potongan minimalis.

"Warna-warna yang ditonjolkan dalam koleksi Restu lebih ke warna-warna natural. Dengan konsep potongan minimalis, Restu ingin menampilkan perpaduan gaya preppy namun tetap modis dan elegan," kata Rika Zulkaidarati selaku Brand Manager The Executive yang mewakili Restu Anggraini yang saat ini sedang berada di Virgin-Australia Fashion Festival.

Rika menambahkan bahwa di ajang IFW 2016 ini, kolaborasi antara The Executive dengan dua desainer busana muslim tersebut menampilkan koleksi edisi lebaran 2016. Dimana nantinya koleksi hasil kolaborasi tersebut akan tersedia di 17 store The Executive tertentu.(bh/yun)


 
Berita Terkait Fashion
 
Pengusaha Batik Besurek di Bengkulu Bertahan di Tengah Gempuran Zaman
 
10 Sekolah Fashion Ternama Indonesia di Grand Final You C1000 Fashion dan Make Up Contest
 
Desainer Indonesia Siap Pamerkan Kain Nusantara di Paris
 
Resmi Dibuka, Muffest 2019 Targetkan Transaksi Rp 45 Miliar
 
Muffest 2019, Gaungkan Identitas Busana Muslim Indonesia
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]