Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Amerika Serikat
Tersangka Penembak 9 Orang Tewas di Gereja Charleston Ditangkap
Friday 19 Jun 2015 08:08:36

Di antara kesembilan korban terdapat Pendeta Clementa Pinckney, yang juga menjabat sebagai Senator Negara Bagian South Carolina.
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Seorang pria berusia 21 tahun, yang dicurigai membunuh sembilan orang di Gereja Emmanuel di kota Charleston, South Carolina, Amerika Serikat telah ditangkap. Polisi mengatakan Dylann Roof, warga Lexington, South Carolina, ditangkap di sebuah jalan di Shelby, Negara Bagian North Carolina pada Kamis (18/06).
Roof diduga melancarkan aksinya dari dalam gereja ketika mengikuti pelajaran Injil. Ia dilaporkan duduk bersama peserta-peserta lain selama satu jam sebelum mengeluarkan tembakan ke arah peserta.

Enam perempuan dan tiga laki-laki tewas, termasuk pastur di gereja yang dikenal sebagai salah satu gereja Amerika-Afrika tertua di kawasan Amerika Serikat bagian selatan.

Tidak lama setelah penangkapan Dylann Roof, Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyerukan agar warga secara bersama-sama mengubah cara pandang kekerasan senjata.

Dikatakannya bahwa "komunitas seperti ini terlalu sering harus mengalami tragedi-tragedi seperti ini."

"Pada suatu ketika, kita sebagai negara harus memperhitungkan kenyataan bahwa kekerasan massal seperti ini tidak terjadi di negara-negara maju lain," tambah Obama.

Polisi menyebut penembakan di Gereja Emmanuel, yang diduga dilakukan oleh Dylann Roof, sebagai kejahatan yang dilandasi kebencian.

Dilaporkan Roof baru-baru ini diberi sebuah pistol oleh ayahnya sebagai hadiah ulang tahun.

Sebanyak sembilan orang tewas ditembak di dalam sebuah gereja di Negara Bagian South Carolina, Amerika Serikat.
Kepolisian Kota Charleston, Gregory Mullen, mengatakan delapan dari sembilan korban tewas seketika saat seseorang melepaskan tembakan di dalam Gereja Emanuel, pada Kamis (18/06) malam waktu setempat.

Adapun seorang korban lainnya meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit setelah kejadian.
Di antara kesembilan korban terdapat Pendeta Clementa Pinckney, yang juga menjabat sebagai Senator Negara Bagian South Carolina.

Polisi kini tengah mencari seorang pria kulit putih berusia 20-an tahun yang diduga sebagai pelaku penembakan.
“Saya meyakini ini adalah sebuah kejahatan yang bermotif kebencian,” kata Mullen.

Insiden bemula saat orang-orang di dalam gereja tengah mengadakan pertemuan pada pukul 21.00 waktu setempat. Secara tiba-tiba seseorang masuk dan menembaki mereka.

“Tidak habis pikir bagaimana seseorang masuk ke dalam gereja ketika orang-orang mengadakan pertemuan doa dan mencabut nyawa mereka,” ujar Mullen.

Gereja Emanuel, yang didirikan pada abad ke-19, merupakan salah satu gereja tertua di Amerika Serikat.
Salah seorang pendirinya ialah Denmark Vesey, yang tersohor sebagai pemimpin pemberontakan budak pada 1822.(BBC/bh/sya)


 
Berita Terkait Amerika Serikat
 
DPR AS Lakukan Pemungutan Suara untuk Makzulkan Biden
 
Amerika Serikat Lacak 'Balon Pengintai' yang Diduga Milik China - Terbang di Mana Saja Balon Itu?
 
Joe Biden akan Mengundang Para Pemimpin Indo-Pasifik ke Gedung Putih
 
AS Uji Rudal Hipersonik Mach 5, Lima Kali Kecepatan Suara
 
Sensus 2020: Masa Depan Populasi AS Bercorak Hispanik
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]