Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Import Daging
Tersangka Daging Impor Penuhi Panggilan KPK
Tuesday 05 Feb 2013 11:37:55

Arya Abadi Affendi (AAE), tersangka kasus suap daging impor saat turun dari mobil tahanan di gedung KPK, Selasa (5/2).(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Arya Abadi Effendi (AAE) tersangka kasus suap kuota daging impor diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari ini Selasa (5/1). Direktur PT Indoguna Utama (IU) itu tiba di gedung KPK sekitar pukul 10:55 WIB. Tidak ada komentar sedikit pun yang ia lontarkan. Setelah turun dari mobil tahanan, ia langsung masuk ke gedung pimpinan Abraham Samad. Selain AAE, hari ini KPK juga memeriksa tiga pegawai PT IU.

Tiga pegawai yang diperiksa KPK adalah Karsono Chaniago (security), Lina resepsionis, dan Deby sekretaris AAE. Mereka diperiksa sebagai saksi empat tersangka yakni Luthfi Hasan Ishaaq (LHI), Arya Abadi Effendi (AAE), Juard Effendi (JE), dan Ahmad Fathani (AF).

Priharsa Nugraha, Kepala Pemberaitaan dan Informasi KPK membenarkan bahwa ketiga pagawai PT IU itu diperiksa sebagai saksi empat tersangka. "Ya, akan diperiksa sebagai saksi untuk empat tersangka," kata Priharsa, Selasa (5/2).

Sementara untuk AAE, tambah Priharsa, ia diperiksa sebagai tersangka. Pada pekan ini, KPK mengaku akan memprioritaskan pemeriksaan pada para pegawai PT IU. "Kalau AAE diperiksa sebagai tersangka," terang Priharsa.

Dalam kasus ini, KPK memang baru menetapkan tersangka. Namun, penanganan kasus impor daging ini baru memasuki tahap awal, jadi tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru. Baik itu dari pihak importir, PT IU maupun dari pihak Luthfi Hasan yang saat itu menjabat sebagai Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Kasus in bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK, Selasa (29/1). Di OTT itu, KPK berhasil mengamankan empat orang, tiga diantaranya sudah ditetapkan tersangka. Sementara satu lagi berjenis kelamin perempuan, Maharani yang diduga sebagai cewek penghibur. KPK juga berhasil mengamankan uang Rp 1 Miliar berserta dokumen.

Belakangan, kasus ini merembet ke Kementerian Pertanian. Menteri pertanian, Suswono yang juga kader PKS diduga sempat melakukan pembicaraan sebelum ditangkap. KPK pun menerangkan bahwa jika memang Suswono ikut terlibat dalam kasus ini, maka tidak menutup Suswono dipanggil sebagai saksi. "Jika diperlukan akan dipanggil (Suswono)," ungkap Johan Budi.(bhc/din)


 
Berita Terkait Kasus Import Daging
 
• MA Tambah Hukuman Luthfi Hasan Ishaaq Jadi 18 Tahun
 
• Suap Import Daging, Maria Elizabeth Divonis 2 Tahun 3 Bulan Penjara
 
• Suap LHI, Maria Elizabeth Liman Dituntut 4,5 Tahun Bui
 
• Kasus Suap Impor Daging, KPK Tahan Maria Elisabeth Liman
 
• Luthfi Hasan Ishaaq Divonis 16 Tahun Penjara
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]