Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Korupsi Nikel
Tersangka Bupati Kolaka Mangkir dari Panggilan Kejaksaan RI
Tuesday 11 Dec 2012 17:04:52

Kapuspenkum, Setia Untung Arimuladi pada acara seminar kemarin Senin (10/12), (Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kejaksaan Agung Republik Indonesia telah memanggil Bupati Kolaka Buhari Matta (BM) yang hingga detik ini belum kunjung datang, Selasa (11/12). BM terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam jual beli nikel kadar rendah antara Pemkab Kolaka dengan PT Kolaka Mining Internasional.

"Tim penyidik telah mengagendakan pemeriksaan terhadap Bupati Kolaka Buhari Matta selaku tersangka," kata Kapuspenkum Setia Untung Arimuladi kepada pewarta BeritaHUKUM.com.

Kronologinya bahwa pada tanggal 25 Juni 2010 Pemkab Kolaka menerima penyerahan dan pemanfaatan nikel kadar rendah dari PT Inco sebanyak +222.000 Weight Matriktron (WMT), tanggal 28 Juni 2010 nikel kadar rendah tersebut malah dijual oleh Bupati Kolaka Buhari Matta.

"Iya, Bupati Buhari Matta menjual kepada PT KMI dengan harga 10 Dollar per MT tanpa persetujuan DPRD Kolaka, dan untuk memperoleh harga yang wajar tanpa dilakukan penilaian terlebih dahulu, serta tidak dilakukan dengan mekanisme lelang, sehingga merugikan keuangan negara sebesar enam juta tujuh ratus tujuh ribu, empat ratus tujuh puluh Dollar," terang Setia Untung.(bhc/mdb)


 
Berita Terkait Korupsi Nikel
 
• Negara Rugi Rp 24 Miliar, Mantan Bupati Hanya Divonis 4 Tahun Penjara
 
• Kasus Dilimpahkan, Bupati Kolaka Segera Diadili
 
• Kasus Korupsi Bupati Buhari Matta Masuk Tahap Penuntutan
 
• Berkas Tersangka Bupati Buhari Matta Masuk Tahap 1
 
• Dicecar Puluhan Pertanyaan, Tersangka Buhari Matta Belum Ditahan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]