Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilpres
Terkait Pertanyaan Mobile Legend di Debat, Andi Arief: Lucu, Presiden Berkuasa Kok Nanya Main Game
2019-04-15 04:27:01

Ilustrasi. Beredar sindiran Foto Jokowi yang sedang naik di cap Mobil Esemka tertulis 'Mobile Legend'.(Foto: twitter)
JAKARTA, Berita HUKUM - Debat kelima capres dan cawapres yang berlangsung Sabtu malam menuai kritikan. Salah satu yang dikritik adalah sikap Capres Joko Widodo yang menyinggung soal game online, Mobile Legend.

Kritikan dilontarkan lantaran Jokowi menanyakan nasib Mobile Legend pada debat bertema ekonomi.

"Numpang tanya. Seruis, aku ora ngerti (enggak ngerti) Mobile Legend itu apa ya dan apa pentingnya buat rakyat Indonesia?" tanya Rizal Ramli dalam akun Twitternya, Minggu (14/4).

Kritikan juga dilontarkan oleh kader Demokrat, Andi Arief. Menurutnya, tak sepatutnya seorang calon presiden petahana mempertanyakan permainan populer yang digemari milenial itu di forum debat pamungkas.

Terlebih, debat kelima ini banyak yang menjadikan patokan untuk memilih seorang presiden dan wakil presiden 17 April 2019 mendatang.

"Lucu, presiden berkuasa nanya main game," tutur Andi Arief.

Hal semada juga dilontar oleh Fahri Hamzah Wakil Ketua DPR RI pada akun media soisal Twitternya menulis," Jadi e-semka itu rupanya sejenis mobil yang dipakai untuk e-sport seperti Mobile Legend....betapa visioner beliau sehingga kita gak gampang mengerti... memang warbiyasah.... #EsemkaUntukEsport," tulis Fahri.

Dalam debat kemarin malam, Presiden Jokowi sekaligus yang kini sebagai Calon Wakil Presiden Indonesia mempertanyakan kepada Prabowo-Sandi soal cara mengelola game online yang saya ini diminati banyak masyarakat agar berdampak bagi perekonomian bangsa.

Menanggapi hal itu, cawapres Sandiaga mengaku siap mewadahi para milenial yang gemar game online ke rumah siap kerja.

"E-Sport adalah sektor berkembang yang berpeluang bisa meningkatkan minat ekonomi kreatif milenial. Kami akan memfasilitasi dengan rumah siap kerja," jelas Sandiaga.

Berbeda halnya dengan Sandi, Prabowo justru heran dengan pertanyaan Jokowi. Sebab baginya, permasalahan mendasar ekonomi bangsa dinilai lebih penting untuk diperhatikan.

"Digital bagus, tetapi rakyat butuh swasembada pangan. Kita akan jaga kekayaan bangsa," tandasnya.(dbs/twit/RMOL/bh/sya)


 
Berita Terkait Pilpres
 
• Beredar 'Bocoran' Putusan Pilpres di Medsos, MK: Bukan dari Kami
 
• Selain Megawati, Habib Rizieq dan Din Syamsuddin Juga Ajukan Amicus Curiae
 
• Ahli dari Kubu Prabowo Sebut Pencalonan Gibran Sesuai Putusan 90, Hakim MK Bilang Begini
 
• Bertemu Ketua MA, Mahfud MD Minta Pasangan Prabowo-Gibran Didiskualifikasi di MK
 
• Tak Mau Buru-buru Soal Hasil Pemilu, Koalisi Amin Kompak Tunggu Pengumuman KPU
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]