Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
PDAM
Terkait Pasokan Air, Tokoh Masyarakat Labuan Bajo Sesalkan Sikap PDAM
2018-09-30 21:09:21

Mobil mengagkut air.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Tokoh masyarakat Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur (NTT), Benyamin Muin, menyesalkan tidak tanggapnya Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat, dalam menghadapi musim kemarau yang melanda NTT saat ini.

"Tidak ada solusi dari PDAM dengan alasan terjadi kekeringan di sejumlah sumber mata air. Akibat kemarau panjang warga kekurangan air. Sehingga warga harus membeli air bersih yang disediakan oleh orang-orang Perusahaan Air Minum Daerah," ungkap Benyamin Muin dalam keterangannya yang diterima pewarta BeritaHUKUM.com pada, Minggu (30/9).

Benyamin mengatakan, pengambilan air dari reservoar oleh PDAM dengan harga bervariasi sesuai dengan volume kebutuhan setiap rumah tangga, dianggap sangat memberatkan warga.

Menurutnya, PDAM dalam situasi kemarau seperti ini, harus lebih mengutamakan kepentingan masyarakat. "Artinya PDAM menjual air layaknya perusahaan swasta. Sama halnya, mementingkan bisnis untuk cari keuntungan dari pada pelayanan kepada masyarakat,sehingga pelanggan PDAM selama ini tidak mendapatkan air," ujar Muin.

Ia pun mengimbau PDAM bukan hanya fokus pada keuntungan bisnis semata, melainkan bersama pihak terkait harus segera mencari solusi atas permasalahan pasokan air di musim kemarau ini.

"Sudah selayaknya pemerintah mencari kebijakan dari permasalahan ini. Bagaimana pun bumi dan air adalah dipergunakan untuk kemakmuran rakyat jika mengacu kepada Undang-Undang Dasar 1945, bukan berarti pihak PDAM mengambil kesempatan dalam situasi carut-marutnya dimasa kekeringan melanda wilayah kita," jelasnya.(bh/mos)


 
Berita Terkait PDAM
 
Tim Tabur Kejati Sumut Berhasil Tangkap Buronan Pejabat di PDAM Tirtanadi Medan
 
Terkait Pasokan Air, Tokoh Masyarakat Labuan Bajo Sesalkan Sikap PDAM
 
Diduga Korupsi, Dirut PDAM Makassar Haris Yasin Limpo Dilaporkan ke Kejaksaan
 
PDAM: Sungai Mahakam Terkoneksi Air Asin, Distribusi Air ke Pelanggan Terganggu
 
PATTIRO: Cegah Kebocoran di PDAM, Sudah Waktunya Perlindungan Whistleblower
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]