Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai Golkar
Terkait Munas Golkar, Akbar Tandjung: Tidak Konsisten Bila Digelar Tahun Ini
Thursday 13 Nov 2014 00:21:35

Akbar Tanjung sesuai Rapat Pleno di kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Rabu.(Foto: BH/bar)
JAKARTA, Berita HUKUM - Politisi senior Akbar Tandjung Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golongan Karya (Golkar) menerangkan agar pelaksanaan Munas IX Golkar sebaiknya tetap dilakukan pada 2015 sesuai rekomendasi dari Munas sebelumnya.

"Munas itu kami sudah sampaikan saran, dilaksanakan awal 2015, sesuai rekomendasi munas sebelumnya," ujarnya saat di kantor DPP Golkar Jakarta Barat, Rabu (12/11) malam.

Lanjutnya, tidak ada alasan penyelenggaraan Munas dilakukan tahun ini. Persepsinya menanggapi rencana penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar tahun 2014 ini dipandangnya sebagai sebuah Inkonsistensi.

"Munas sebelumnya merekomendasikan agar pelaksanaan Munas IX dilakukan 2015, apa alasannya dilakukan tahun ini? Nanti dianggap tidak konsisten, makanya kita ikuti saja rekomendasi itu, Pak Ical juga sejak awal mengatakan 2015," kata Akbar Tandjung, mantan Ketua Umum partai Golkar periode 1998–Desember 2004.

Ia juga meminta agar DPP partai Golkar memberikan kesempatan dan peluang kepada siapa saja kader yang merasa terpanggil di proses pemilihan Ketua Umum, dan Akbar sendiri mengatakan telah mengirimkan surat ke DPP partai Golkar agar menyelenggarakan Munas tahun depan.

Yang terpenting menurutnya, Golkar selama ini memiliki kriteria dalam menentukan peminpin diposisi strategis yakni apakah orang tersebut baik dari segi prestasi, dedikasi, loyalitas, dan tidak tercela. Ia mengatakan sebaiknya pemilihan Ketua Umum partai Golkar benar-benar diserahkan dalam Munas.(bhc/bar)


 
Berita Terkait Partai Golkar
 
Ditanya soal 'Raja Jawa' yang Disinggung Bahlil, Begini Respons Sri Sultan HB X
 
Munas XI Partai Golkar Digugat ke PN Jakarta Barat,Begini Nasib Bahlil Sebagai Ketum Baru?
 
Buka Fun Football Pekan Olahraga KAHMI, Bamsoet Tegaskan Capres Golkar Airlangga Hartarto
 
Henry Indraguna Masuk Daftar Dewan Pakar Partai Golkar Masa Bakti 2019-2024
 
Henry Indraguna Kini Menjadi Tenaga Ahli Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]