Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Suap PON RIau
Terkait Kasus Gubernur Riau, KPK Geledah 3 Lokasi Strategis di Jakarta
Thursday 20 Jun 2013 22:20:17

Rusli Zainal, Gubernur Riau usai menjalani pemeriksaan KPK.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan suap perubahan Peraturan Daerah (Perda) No. 6 tahun 2010 tentang penambahan biaya Arena menembak PON Riau untuk tersangka Gubernur Riau, Rusli Zainal. Penggeledahan itu dilakukan di 3 tempat di daerah Jakarta.

Juru Bicara KPK, Johan Budi SP mengatakan bahwa penggeledahan tersebut dilakukan untuk memperoleh bukti baru dalam kasus yang sudah menyandera Gubernur Riau Rusli Zainal tersebut.

"Perwakilan Riau di Jl. Oto Iskandar Dinata No. 107 Jakarta Timur, rumah atas nama Muhamad Akil di Jl. Purwakarta No. 29 Jakarta Pusat dan rumah atas nama Rahman Akil di Alam Segar 1 No. 9 Jakarta Selatan," beber Johan.

"Meski begitu, dirinya tidak mengetahui secara pasti apakah masih berlangsung penggeledahan tersebut. "Saya belum dapat informasi diantara 3 tempat itu yang masih berlangsung yang mana," jelas Johan.

Johan mengomentari atas ketidakhadiran RZ dalam pemeriksaan perdana kemarin, setelah dilakukan penahanan pada Jumat (14/6) lalu.

"Kuasa hukumnya sedang di luar kota. Kan pemeriksaan sebagai tersangka harus didampingi. Jadi direschedule pemeriksaannya sebagai tersangka," pungkas Johan.

Seperti diketahui, Rusli Zainal ditahan terkait tersangka dalam dua kasus, Pertama kasus suap revisi Peraturan Daerah (Perda) PON ke XVIII Riau dan kasus kedua tentang dugaan korupsi pengesahan bagian kerja usaha pemanfaatan hasil hutan kayu pada tanaman industri Pelalawan, Riau tahun 2001-2006.(bhc/bar)


 
Berita Terkait Kasus Suap PON RIau
 
Mantan Gubernur Riau Divonis 14 Tahun Penjara
 
Kahar Muzakir Bantah Ada Pertemuan Dirinya dan Setya Novanto serta Rusli Zainal
 
Anggota Komisi X DPR Kahar Muzakir, Masih di Periksa KPK
 
Setya Novanto: Pemeriksaan KPK Tak Ada yang Baru
 
Legislator Suap PON Riau Divonis 4 Tahun Bui
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]