Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Timwas Century
Terima Data Timwas, KPK Janji takkan Petieskan Century
Thursday 12 Jan 2012 20:24:05

Ketua KPK Dan TimWas Century Di Gedung KPK. Foto: BeritaHUKUM.com/riz
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Sejumlah anggota Tim Pengawas (Timwas) Skandal Bank Century DPR mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (12/1). Mereka datang untuk memberikan sejumlah data dan dokumen terkait kasus itu, agar institusi penegak hukum ini segera mengusut dan mengungkap bailout sebesar Rp 6,7 triliun.

Ketiga anggota Timwas DPR tersebut adalah Fahri Hamzah (Fraksi PKS), Syarifudin Suding (Fraksi Partai Hanura) dan Bambang Soesatyo (Fraksi Partai Golkar). Sedangkan Trimedya Pandjaitan (Fraksi PDIP) datang menyusul ketiganya, setengah jam kemudian.

Mereka berharap dugaan penyimpangan bailout Bank Century dapat terungkap oleh KPK. Apalagi data-data yang diberikan sudah lengkap, sehingga bisa langsung ditindaklanjuti KPK. " "Kami ingin mengingatkan kembali yang pernah diserahkan kepada KPK dan penegak hukum akan dokumen yang merupakan kesimpulan paripurna," jelas Fahri Hamzah, politisi PKS yang sangat gigih meminta KPK untuk segera dibubarkan itu.

Sementara itu, Ketua KPK Abraham Samad menyatakan bahwa pihaknya takkan memetieskan kasus Bank Century. Namun, ia meminta Timwas untuk bekerja sama dan bahu-membahu menuntaskan skandal yang disebut-sebut melibatkan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Wapres Boediono itu. "Secara resmi, kami tetap kompak dan tidak akan memetieskan kasus ini (Century)," ujar Abraham di hadapan para anggota DPR itu.

Selanjutnya, Abrahan tidak banyak berkata-kata lagi. Begitu pula dengan Wakil Ketua KPK Busyro Muqqodas yang dalam kesempatan itu, juga enggan membahas kasus bailout Bank Century. "Laporan investigasi BPK sudah kami pelajari secara intensif. Kami sedang mempelajarinya," seloroh mantan Ketua KPK ini.(inc/spr)


 
Berita Terkait Timwas Century
 
Terima Data Timwas, KPK Janji takkan Petieskan Century
 
DPR Perpanjang Tugas Timwas Century
 
Timwas Century Picu Persetuan Baru
 
Timwas Century DPR Segera Panggil KPK
 
Timwas Century: BPK Temukan Indikasi Penyimpangan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]